Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun Akan Bantu Korban Bencana Puting Beliung

Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun Akan Bantu Korban Bencana Puting Beliung

Bupati Karimun dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat berkunjung ke Karimun.

Batamnews, Karimun - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun akan segera memberikan bantuan kepada korban angin puting beliung yang melanda Kabupaten Karimun.

Berdasarkan data sementara, angin puting beliung yang melanda tiga kelurahan di Kabupaten Karimun menyebabkan kerusakan pada 70 rumah. 

Rinciannya adalah 16 rumah di Kelurahan Sei Lakam Barat, 27 rumah di Kelurahan Wonosari Baran Barat, dan 37 rumah di Kelurahan Batu Lipai Baran Timur.

"Untuk total rumah yang rusak dari data sementara sebanyak 70 rumah. Jumlah penduduk yang terdampak sekitar 200 jiwa," kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq, saat melakukan peninjauan pada Selasa sore, 14 Mei 2024.

Baca juga: Puting Beliung Porak-porandakan Sejumlah Rumah di Kawasan Batu Lipai, Karimun

Saat ini, Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Karimun masih melakukan pendataan untuk menentukan kategori kerusakan bangunan yang terdampak oleh angin puting beliung.

Selain itu, Pemda, Tagana, dan Polres Karimun telah mendirikan posko dan dapur umum untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Bupati Karimun juga menyatakan bahwa setelah pendataan selesai, Pemerintah Kabupaten Karimun akan memberikan bantuan dari dana penanggulangan pascabencana. 

"Insyaallah, bantuan instan akan diberikan hari ini. Setelah pendataan selesai, Pemda akan memberikan bantuan dari APBD melalui dana penanggulangan pascabencana," ujar Rafiq.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Karimun untuk turut membantu korban angin puting beliung.

Baca juga: Anak 6 Tahun Hilang di Laut Kecamatan Moro Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 3 Hari

"Saya mengimbau masyarakat yang ingin menggalang solidaritas bantuan, dipersilakan untuk berpartisipasi," tambahnya.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri akan memberikan bantuan bencana.

"Sama seperti sebelumnya, kita akan memberikan bantuan. Kita harus memastikan terlebih dahulu jumlah dan dampaknya, sehingga kita bisa menganggarkan bantuan nantinya," ujar Ansar.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews