KPU Kembali Tegaskan Caleg Terpilih Pemilu 2024 Tak Wajib Mundur Jika Maju Pilkada Serentak

KPU Kembali Tegaskan Caleg Terpilih Pemilu 2024 Tak Wajib Mundur Jika Maju Pilkada Serentak

Ketua KPU RI Hasyim Asyari (Foto: KPU RI)

Jakarta, Batamnews - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari, kembali menegaskan bahwa calon anggota legislatif (caleg) yang terpilih dalam Pemilu 2024 tidak diwajibkan untuk mundur apabila mencalonkan diri pada Pilkada serentak 2024. 

Hal ini disampaikannya di Kantor KPU RI, Jakarta, pada Selasa, 14 Mei 2024. 

Hasyim menjelaskan bahwa kewajiban mengundurkan diri hanya berlaku bagi anggota legislatif yang sedang menjabat, bukan bagi caleg yang terpilih pada Pemilu 2024. Penjelasan ini juga pernah disampaikan Hasyim pada Jumat, 10 Mei 2024.

"Setiap kali ada Pilkada, orang yang sedang menduduki jabatan sebagai anggota DPR/DPD maupun DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota, kalau mau mencalonkan diri, atau dicalonkan atau didaftarkan sebagai kepala daerah, maka yang bersangkutan wajib mengundurkan diri dari jabatannya," kata Hasyim.

Baca juga: Amsakar Batalkan Ambil Formulir Pendaftaran Cawako di Kantor NasDem

Menurutnya, pernyataan ini merupakan interpretasinya terhadap Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 12/PUU-XXII/2024.

"Kalau saya baca di Undang-Undang Pilkada dan juga dalam pertimbangan Putusan Mahkamah Konstitusi, yang wajib mundur itu adalah anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD, baik provinsi maupun kabupaten. Makanya, frasa yang digunakan adalah calon terpilih yang telah dilantik, itu artinya apa? Bukan calon terpilih, tetapi anggota," jelasnya.

Hasyim mengajak masyarakat untuk memahami ketentuan ini bersama-sama, mengingat aturan tersebut bukanlah hal baru.

Baca juga: Partai Demokrat Terima Lima Bakal Calon Bupati Bintan untuk Pilkada 2024, Ada Bupati hingga Aktifis

Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024:

  1. 27 Februari—16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;
  2. 24 April—31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;
  3. 5 Mei—19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;
  4. 31 Mei—23 September 2024: Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;
  5. 24—26 Agustus 2024: Pengumuman pendaftaran pasangan calon;
  6. 27—29 Agustus 2024: Pendaftaran pasangan calon;
  7. 27 Agustus—21 September 2024: Penelitian persyaratan calon;
  8. 22 September 2024: Penetapan pasangan calon;
  9. 25 September—23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;
  10. 27 November 2024: Pelaksanaan pemungutan suara; dan
  11. 27 November—16 Desember 2024: Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dan para calon legislatif dapat lebih memahami regulasi yang berlaku dalam proses pencalonan di Pilkada serentak 2024.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews