Hendak Taruhan, Balap Liar di Batam Berhasil Dibubarkan Polisi: Lebih dari 40 Motor Diamankan

Hendak Taruhan, Balap Liar di Batam Berhasil Dibubarkan Polisi: Lebih dari 40 Motor Diamankan

Polisi berhasil mengagalkan aksi balap liar di Batam, terlihat motor serta pengendara berhasil di tertibkan.

Batam, Batamnews - Sebuah aksi razia gabungan yang melibatkan Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang dan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkong telah sukses membubarkan aksi balap liar motor yang meresahkan di Kota Batam. 

Penertiban ini dilakukan di Jalan Golden City, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, pada Senin, 13 Mei 2024 sore.

Puluhan pemuda yang terlibat dalam aksi tersebut beradu kecepatan tanpa memperdulikan keselamatan diri sendiri dan pengendara lain. Selain itu, dugaan taruhan antar sesama juga menjadi sorotan dalam kegiatan ilegal ini.

Petugas polisi yang melakukan pengintaian langsung membubarkan dan mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri. Sejumlah pelaku bahkan meninggalkan motornya di tempat kejadian.

Baca juga: Siswi Madrasah Tsanawiyah Hilang di Batam, Ayah : Cepat Pulang Nak!

Sebagian dari remaja tersebut berusaha menyelamatkan diri dengan berlarian dan masuk ke dalam kompleks ruko di kawasan Golden BCI Bengkong. Lebih dari 40 motor diduga terlibat dalam aksi ini, dan sejumlah remaja berhasil diamankan oleh petugas.

Petugas polisi kemudian memberikan pembinaan dan himbauan kepada para pelaku balap liar agar tidak mengulangi perbuatannya. Pemilik motor diwajibkan untuk melengkapi kendaraannya sesuai standar, membawa surat kendaraan, dan didampingi oleh orang tua saat mengambil motor.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Cut Amalia, menyatakan bahwa razia dan penindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait aksi balap liar dan trek-trekan motor yang meresahkan. 

Aksi semacam ini, kata dia, telah sangat mengganggu ketertiban dan keamanan di wilayah Kecamatan Bengkong.

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Kombes Pol Tri Yulianto, dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, langsung memerintahkan Satlantas Polresta Barelang untuk mengambil tindakan terhadap aksi balap liar tersebut.

"Lebih dari 40 unit kendaraan bermotor berhasil diamankan dalam penindakan tersebut. Motor-motor tersebut didominasi oleh knalpot brong dan diduga tidak memiliki surat-surat yang lengkap," ungkap Iptu Yelvis.

Razia ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan, memastikan keselamatan, mencegah aksi balap liar, serta memperbaiki ketertiban dan kelancaran lalu lintas di sekitar Bengkong dan Kota Batam secara umum.

Baca juga: Kepolisian Sektor Galang Bergerak Cepat dalam Pencarian Siswi MTS Sijantung yang Hilang

"Kita juga mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya anak-anak muda, untuk tidak menggunakan knalpot racing dan menghindari aksi balap liar, karena hal itu dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Semua tindakan ini dilakukan demi keselamatan para pengendara dan kelancaran lalu lintas," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli untuk mencegah terjadinya aksi serupa di masa yang akan datang.

"Kami mengimbau kepada para pengendara untuk tidak mengulangi perbuatannya karena hal tersebut sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," tutupnya. (CR 1)


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews