Cuaca Panas di Tanah Suci Meningkat, Jemaah Haji Diberi Peringatan dan Saran

Cuaca Panas di Tanah Suci Meningkat, Jemaah Haji Diberi Peringatan dan Saran

Calon Jamaah Haji asal Riau saat akan dilepas menuju keberangkatan menuju tanah suci.

Pekanbaru, Batamnews - Suhu di Kota Madinah, Tanah Suci, telah mencapai puncaknya dengan mencatat 40 derajat Celsius. Di tengah siang yang menyengat, pelataran Masjid Nabawi menjadi panas terik, menimbulkan kekhawatiran akan kesehatan jemaah haji. 

Menyikapi kondisi ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, memberikan peringatan dan saran penting kepada jemaah haji.

"Saat ini, suhu di kota Madinah mencapai 40 derajat, dan pelataran Masjid Nabawi sangatlah panas. Sangat penting bagi jemaah untuk selalu menggunakan alas kaki saat berjalan, mengingat risiko terbakar pada kaki yang terkena panas berlebih," ungkap Muliardi kepada wartawan pada hari Senin, 13 Mei 2024.

Baca juga: Satlantas Polresta Pekanbaru Gagalkan Aksi Balap Liar, 34 Sepeda Motor Disita

Muliardi juga menyoroti kebiasaan lupa membawa alas kaki saat di Masjid Nabawi. "Untuk menghindari kesalahan ini, saya sarankan agar jemaah membawa plastik sebagai tempat menyimpan sandal mereka. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan kaki selama menjalankan ibadah," tambahnya.

Lebih lanjut, Muliardi memperingatkan bahwa cuaca diperkirakan akan semakin panas menjelang puncak musim haji. 

"Cuaca diprediksi akan mencapai 48-50 derajat Celsius. Saya mengimbau jemaah untuk tetap terhidrasi dengan baik dan menghindari kondisi heatstroke. Jagalah stamina dengan baik demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji," imbuhnya.

Tak hanya itu, Muliardi juga menekankan pentingnya fokus dan niat yang lurus selama menjalankan ibadah haji. 

"Jemaah harus menata kembali niatnya dan benar-benar fokus dalam beribadah. Kesempatan untuk berada di Tanah Suci tidak datang dengan mudah, oleh karena itu manfaatkanlah waktu dengan sebaik mungkin," pesannya.

Baca juga: Polres Kepulauan Meranti Mengungkap Kasus Narkoba, Pencabulan, dan Rokok Ilegal

Muliardi juga menjelaskan bahwa Jemaah haji pertama dari Provinsi Riau, BTH - 03, telah diberangkatkan dari Pekanbaru menggunakan tiga kali penerbangan. 

"Penerbangan pertama dan kedua menggunakan pesawat khusus, masing-masing membawa 212 jemaah, sementara penerbangan ketiga dilakukan dengan pesawat reguler klass VIP membawa 18 jemaah," tutupnya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews