Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024: Kesempatan Studi Gelar dan Non-Gelar dari Kemendikbudristek!
Beasiswa pendidikan Indonesia 2024 dari Kemendikbudristekdikti.
Batam, Batamnews - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali memberikan peluang melalui Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Tahun 2024.
Program ini, yang merupakan hasil kolaborasi antara Kemendikbudristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), bertujuan untuk mendukung pendidikan gelar dan non-gelar, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen penguatan kualitas pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.
"Inilah kesempatan bagi para pendidik dan pemerhati budaya untuk meningkatkan kapasitas mereka dan pada gilirannya menginspirasi generasi mendatang," ujarnya.
Baca juga: Nur Huda Terpilih Secara Aklamasi Menakhodai Perkopindo dan Pertapin Kepri
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Abdul Haris, menambahkan bahwa daftar perguruan tinggi tujuan untuk program beasiswa ini terus berkembang.
"Koordinasi yang baik antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan telah membawa perkembangan signifikan dalam menjangkau institusi-institusi pendidikan sebagai tujuan studi," katanya.
Haris juga mengumumkan perluasan program BPI untuk skema calon dosen. "Pada tahun ini, skema calon dosen tidak hanya terbatas pada jenjang S2, namun juga mencakup program percepatan gelar (fast track) S2 dan S3, terutama untuk studi di luar negeri," ungkapnya.
Dia juga mengajak para dosen di seluruh Indonesia untuk mendaftar beasiswa ini dan mengikuti seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sejak tahun 2021, Kemendikbudristek telah memberikan beasiswa kepada 9.951 orang, terdiri dari 2.015 penerima beasiswa S1, 1.804 penerima beasiswa S2, dan 6.132 penerima beasiswa S3. Mayoritas penerima beasiswa tersebut menempuh studi di dalam negeri.
Selain itu, Kemendikbudristek juga menawarkan beasiswa non-gelar Darmasiswa, yang menjadi bagian dari BPI mulai tahun 2023.
Program ini ditujukan untuk mahasiswa asing yang ingin mempelajari budaya dan bahasa Indonesia di universitas-universitas dalam negeri selama 10-12 bulan.
Jadwal pendaftaran BPI untuk perguruan tinggi luar negeri berlangsung dari 2 hingga 31 Mei 2024, sedangkan untuk perguruan tinggi dalam negeri berlangsung dari 2 Mei hingga 30 Juni 2024.
Para calon penerima beasiswa diminta untuk mendaftar dan melengkapi formulir pendaftaran melalui laman resmi www.beasiswa.kemdikbud.go.id.
Baca juga:
Program BPI mencakup sepuluh program bergelar, termasuk Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik (S2 - S3), Beasiswa Pendidik dan Tenaga Kependidikan (S2), dan Beasiswa Dosen LPTK dan Profesi Guru (S3).
Daftar perguruan tinggi tujuan dipilih berdasarkan ranking global, kerja sama luar negeri, dan masukan dari pemerintah negara tujuan.
Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di laman resmi www.beasiswa.kemdikbud.go.id atau melalui surel ke [email protected]. Para calon penerima beasiswa juga dapat menghubungi melalui media sosial @awardee_bpi.
Komentar Via Facebook :