HIV/AIDS Mengancam Kota Tanjungpinang: Upaya Pencegahan Terus Dilakukan

HIV/AIDS Mengancam Kota Tanjungpinang: Upaya Pencegahan Terus Dilakukan

HIV/AIDS di Tanjungpinang terus bertambah.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, mengungkapkan keprihatinan akan meningkatnya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di kota tersebut. 

Menurutnya, penularan virus tersebut telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, dengan 109 kasus tercatat pada tahun 2023, dan 24 kasus tambahan terhitung dari Januari hingga April 2024.

Dari data tersebut, 18 kasus melibatkan pria dan 6 kasus melibatkan wanita. 

Lebih lanjut, sebagian besar kasus terkait dengan orang yang memiliki hubungan dengan Pekerja Seks Komersial (PSK), dengan 12 kasus, diikuti oleh kasus dari komunitas Laki-laki Suka Laki-laki (LSL) atau gay sebanyak 6 kasus, dan 4 kasus dari Wanita Pekerja Seks (WPS).

Baca juga: Endri Sanopaka Mendaftar sebagai Bacalon Wawako Tanjungpinang dari PDI Perjuangan

Rustam menyatakan harapannya agar jumlah kasus HIV pada tahun ini dapat ditekan lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mencapai hal tersebut, edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu strategi utama. 

Dengan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS, diharapkan kesadaran akan pentingnya pencegahan semakin meningkat.

Pentingnya memberikan pemahaman tersebut juga ditekankan pada usia produktif dan anak muda, dimana rasa ingin tahu tentang masalah seksual sering kali besar. Tanpa pemahaman yang memadai, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyebaran HIV/AIDS.

Berbagai program pencegahan dan kontrol penyebaran HIV telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, termasuk sosialisasi di sekolah-sekolah yang melibatkan orang tua dan anak, serta pelaksanaan screening keliling yang menyasar kelompok berisiko.

Baca juga: 203 Jamaah Calon Haji Kota Tanjungpinang Siap Dilepas Menuju Tanah Suci

"Tidak hanya upaya pencegahan, kami juga meningkatkan akses dan pendampingan bagi penderita HIV, serta meningkatkan cakupan penggunaan Antiretroviral (ARV)," tambah Rustam.

Melalui upaya kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, diharapkan penyebaran HIV/AIDS dapat ditekan, sehingga kesehatan masyarakat Tanjungpinang dapat terjaga dengan lebih baik.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :