Agus, Penjual Daun Ketupat di Bengkong Batam yang Raup Omzet Fantastis
Usaha daun ketupat milik Agus. (Foto: Keassy/Batamnews)
Batam, Batamnews - Di pinggir jalan Bengkong Indah Swadebi, Kota Batam, berdiri sebuah kios kecil milik Agus, seorang penjual daun ketupat yang berhasil meraih omzet luar biasa, mencapai 1 hingga 2 juta rupiah setiap hari.
Kios ini telah menjadi saksi bisu perjuangan Agus selama belasan tahun dalam menjalankan usahanya.
Agus, pria berusia 45 tahun ini, mengungkapkan alasannya memilih berdagang daun ketupat, "Saya berpikir untuk membuka usaha ini karena pendapatannya lumayan. Hampir 80% penjual sate di Batam menggunakan daun ketupat untuk membuat ketupat atau bungkus otak-otak," jelas Agus.
Selama ini, dedikasi Agus dalam menyediakan daun ketupat berkualitas tinggi telah membuat kiosnya diminati banyak pembeli. Selain kualitas produk, keakraban dan keramahannya dalam melayani pelanggan juga menjadi nilai tambah yang tidak terpisahkan dari reputasi kiosnya.
Baca juga: Hadi Raup Omzet Capai Rp500 Ribu Per Hari dengan Berjualan Manisan Buah di Batam
Namun, perjalanan Agus tidak selalu mulus. Ia menghadapi tantangan seperti kualitas daun ketupat yang tidak konsisten, yang terkadang busuk, hangus, atau gosong.
"Daunnya ini kita pesan dari luar Batam, dikirim dua kali sebulan, masing-masing kiriman sekitar 150 ikat," ungkap Agus tentang logistik usahanya.
Kendati menghadapi kendala, Agus tidak pernah menyerah. Dengan kerja keras dan ketekunan, ia terus berusaha meningkatkan kualitas dan layanannya. Upaya ini terbayar dengan peningkatan omzet yang signifikan.
"Kalau lagi rame, paling tinggi bisa sekitar Rp 2 juta, kalau lagi sepi, paling rendah bisa Rp 1 juta sampai Rp 1,2 juta per hari," tutur Agus.
Penulis: Keassy Simanjuntak

Komentar Via Facebook :