Kisah Ica, Penjual Mangga Tegar di Pinggir Jalan Bengkong Batam
Lapak jualan mangga milik Ica di pinggir jalanan Bengkong. (Foto: Putri/Batamnews)
Batam, Batamnews - Di pinggir jalan Bengkong, Kota Batam, seorang wanita muda dengan senyum cerah berdiri di balik meja kecilnya. Dia adalah Ica, penjual mangga yang telah menarik perhatian banyak orang. Sebelum menjadi pedagang buah di jalan, Ica sempat bekerja sebagai penjaga kantin di sebuah tempat kerja bangunan.
Menjadi penjual buah mangga di pinggir jalan selama lebih dari sebulan, Ica (22) telah menunjukkan ketabahan menghadapi hidup. Setiap hari, sebelum fajar menyingsing, Ica sudah sibuk menyiapkan dagangannya. Ia menata mangga-mangga segar yang dijual dengan harga terjangkau, Rp 12.000 per kg, dan terkadang hanya Rp 10.000 per kg.
Meskipun dihadapkan pada tantangan kehidupan yang tidak sedikit, semangat Ica tidak pernah pudar. Dari usahanya yang gigih, ia berhasil meraih omzet kira-kira Rp 150.000 per hari. Lebih dari sekadar transaksi jual beli, hubungan yang terjalin antara Ica dan para pelanggannya berubah menjadi sebuah komunitas pendukung.
Baca juga: Es Kuwut Bali, Oasis Segar di Tengah Panasnya Batam
Banyak di antara mereka tidak hanya datang untuk membeli mangga, tetapi juga memberikan dukungan moral. Beberapa bahkan menawarkan bantuan finansial untuk membantu Ica melanjutkan perjuangan dalam kehidupannya.
Keberadaan Ica di pinggir jalan Bengkong telah menjadi simbol ketahanan dan kerja keras. Kisahnya menginspirasi banyak orang bahwa kegigihan dan keuletan bisa mengubah kesulitan menjadi peluang.
Dengan dukungan yang terus mengalir, Ica terus berjualan setiap hari, menyambut setiap pelanggan dengan senyum yang sama lebar seperti hari-hari sebelumnya.
Penulis: Putri Roito Sitorus

Komentar Via Facebook :