Bupati-Wakilnya Nyaris Adu Jotos, Ini Penyebab Pertengkaran Versi Zulkifli Wakil Bupati Kuansing

Sukarmis (kiri) dan Zulkifli. (foto: ist/potretnews)


BATAMNEWS.CO.ID, Pekanbaru - Bupati Kuansing Sukarmis dan wakilnya Zulkifli terlibat pertengkaran hebat di Kantor Bupati. Selain menggebrak meja, keduanya bahkan nyaris saling adu jotos. Beruntung ada ajudan yang menghalangi.

Dikabarkan, kemarahan Sukarmis dipicu karena adanya laporan penyalahgunaan uang APBD Pemerintahan Kabupaten Kuansing yang digunakan untuk kampanye Pilkada, yang dilaporkan oleh dirinya.

"Pak Presiden kan sudah tegaskan, dana APBD tidak boleh digunakan oleh kepala daerah (Bupati dan Wakil Bupati) untuk Pilkada. Nah, karena cucunya ‎(Indra Putra) ikut pilkada, dana APBD malah untuk kampanye, saya ada buktinya makanya itu saya laporkan ke BPK," kata Zulkifli saat dikonfirmasi Batamnews.co.id, Kamis (11/2/2016) melalui ponselnya.

Zulkifli mengaku bisa mempertanggungjawabkan tudingannya terhadap Sukarmis yang dinilainya telah menggelapkan uang APBD untuk kepentingan pribadi keluarganya.

"Kalau dia merasa itu tak benar, laporkan saya, gugat saya. Saya tak takut, kita ketemu di pengadilan. Jangan kayak preman, saya juga bisa secara preman, Ayok! Saya tak takut," ujar Zulkifli menggebu-gebu.

‎Zulkifli mengaku tidak akur dengan Sukarmis selama 4,5 tahun mereka memimpin kabupaten Kuansing. Zulkifli juga merasa dizholimi selama menjadi wakil bupati.

"Saya tidak dibolehkan berbuat, seperti diisolasi, gak boleh mengikuti kegiatan, gak boleh begini begitu. Makanya saya dukung Mursini maju jadi calon bupati, bukan cucu dia (cucu Sukarmis bernama Indra Putra)," ketusnya.

Jabatan Sukarmis sebagai bupati tinggal menghitung hari. KPU Kabupaten Kuantan Singingi secara resmi menetapkan pasangan Mursini-Halim (MH) sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) Serentak pada 9 Desember lalu. Pasangan nomor urut 2 ini unggul hanya 348 suara dari pasangan Indra Putra-Komperensi (IKO).

(ano)