Sriwijaya Kurangi Penerbangan Rute Natuna, Ini Alasannya

Sriwijaya Kurangi Penerbangan Rute Natuna, Ini Alasannya

BATAMNEWS.CO.ID, Natuna - Lesunya perekonomian masyarakat di Kabupaten Natuna berdampak kepada pengurangan jam terbang oleh maskapai penerbangan. Minat untuk berpergian lewat jalur udara berkurang.

Manajer Distrik Natuna, maskapai Sriwijaya Air, Yati Tatik Erawani menuturkan penurunan jumlah penumpang sudah terasa sejak awal tahun ini. 

"Sejak Januari penumpang yang naik pesawat tidak banyak. Seat terisi paling 60 persen. Dari 118 seat yang terisi biasanya 70-an seat aja," kata Tatik, kepada batamnews.co.id, Kamis (11/2/2016).

Pihaknya mengambil inisiatif mengurangi intensitas penerbangan pada Februari ini dari 3 kali seminggu menjadi 2 kali seminggu. "Kita biasa Senin, Rabu, Sabtu. Untuk saat ini ambil penerbangan Rabu, Sabtu aja," terangnya.

Ia belum memastikan sampai kapan Sriwijaya akan terbang 3 kali seminggu rute Batam - Natuna (PP) ini.   

"Ya lihat situasi dulu lah. Biasanya kan pegawai yang banyak menggunakan jalur udara, mungkin karena kondisi keuangan daerah sedang turun, jadinya berpengaruh. Kalau momen imlek kita nggak begitu terasa di Natuna," sebutnya.

Sementara untuk harga tiket, Tatik mengatakan tetap standar, harga dibuka mulai Rp940 ribu.

 

[Fox]