Pemimpin Hizbullah Lebanon, Hamas dan Jihad Islam Diskusikan Strategi Kemenangan Melawan Israel

Pemimpin Hizbullah Lebanon, Hamas dan Jihad Islam Diskusikan Strategi Kemenangan Melawan Israel

Para pemimpin berdiskusi untuk kemenangan melawan Israel (Foto: Kantor Media Hizbullah)

Nurjali

Jakarta, Batamnews - Pemimpin kelompok bersenjata Hizbullah Lebanon, Sayyed Hassan Nasrallah, telah mengadakan pertemuan dengan para pemimpin kelompok bersenjata Palestina, Hamas, dan Jihad Islam. 

Mereka membahas langkah-langkah yang perlu diambil dalam aliansi mereka untuk mencapai "kemenangan habis-habisan" atas Israel. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Rabu, tetapi lokasinya tidak diungkapkan.

Dilansir dari ALjazeera dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Hizbullah, para pemimpin membahas perkembangan terkini sejak dimulainya Operasi Banjir Al-Aqsa dan peristiwa yang terjadi di sepanjang perbatasan antara Lebanon dan Palestina yang diduduki oleh Israel. 

Peristiwa terakhir yang disebutkan adalah serangan tanggal 7 Oktober oleh pejuang Hamas, yang mengakibatkan korban jiwa di Israel dan pembalasan di Gaza.

Baca juga: Israel Melancarkan Serangan Udara ke Masjid di Tepi Barat, Korban Kembali Berjatuhan

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa para pemimpin, termasuk Sayyed Nasrallah, mengevaluasi sikap internasional dan regional, serta langkah-langkah yang harus diambil oleh Poros Perlawanan untuk mencapai kemenangan dan menghentikan serangan terhadap rakyat di Gaza dan Tepi Barat.

Sejak serangan tanggal 7 Oktober, Hizbullah telah terlibat dalam pertempuran hampir setiap hari dengan pasukan Israel di perbatasan Lebanon-Israel. Kelompok Lebanon ini juga mengumumkan kehilangan dua pejuangnya, sehingga jumlah korban jiwa di pihak mereka menjadi 40 pejuang sejak dimulainya konflik.

Selain itu, terdapat laporan bahwa pada hari Selasa, sebanyak 704 warga Palestina, termasuk 305 anak-anak, tewas ketika Israel meningkatkan agresinya di wilayah Gaza. Ini merupakan jumlah korban tewas tertinggi dalam satu hari sejak konflik dimulai. 

Baca juga: Selebriti Hollywood Ikut Bersuara Desak Presiden Biden untuk Gencatan Senjata Israel-Gaza

Di Tepi Barat yang diduduki, setidaknya 100 orang juga tewas dalam bentrokan dengan militer Israel.

Konflik ini telah menimbulkan kekhawatiran akan perluasannya ke seluruh Timur Tengah. Militer Israel mengumumkan bahwa jet tempurnya telah menyerang infrastruktur militer Suriah sebagai respons terhadap peluncuran roket dari Suriah. 

Namun, militer Israel tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai serangan tersebut. Sementara itu, kantor berita pemerintah Suriah (SANA) melaporkan bahwa delapan tentara tewas dan tujuh lainnya terluka dalam serangan Israel di dekat kota Deraa di barat daya Suriah.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :