8 Pasang Pengantin Ikuti Nikah Massal Pemko Tanjungpinang, Senyum Bahagia Pengantin di Momen Sakral

8 Pasang Pengantin Ikuti Nikah Massal Pemko Tanjungpinang, Senyum Bahagia Pengantin di Momen Sakral

Nikah massal yang disaksikan oleh Walikota dan Ketua DPRD Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang, Batamnews - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) kembali menggelar kegiatan nikah massal tahun 2023. 

Acara yang penuh haru ini dilaksanakan di Gedung Pertemuan Asrama Haji Tanjungpinang pada Rabu (13/9) dan diikuti oleh 8 pasang pengantin yang telah lolos verifikasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nikah massal ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap kaum perempuan. Beliau mencatat bahwa dalam beberapa kasus, perempuan sering dirugikan dalam aspek perjanjian pernikahan. 

Oleh karena itu, Pemko Tanjungpinang berusaha untuk membantu pasangan pengantin mendapatkan pengakuan hukum dengan memberikan buku nikah secara gratis, dengan semua administrasi sudah ditanggung oleh pemerintah.

Wali Kota Rahma berharap bahwa pemberian buku nikah ini akan memberikan kekuatan hukum kepada pasangan pengantin dan membantu mereka dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah. 

"Pernikahan sesuai hukum negara sangat penting karena dapat menyelamatkan generasi penerus," ujarnya.

Baca juga: Pemko Tanjungpinang Gelar Operasi Pasar Murah untuk Menanggulangi Kenaikan Harga Beras

Beliau juga tidak lupa mengucapkan selamat kepada semua pasangan pengantin, dengan harapan bahwa ke depan mereka akan lebih tenang dalam mengurus rumah tangga. 

"Saya ucapkan selamat karena sudah mendapatkan pengakuan secara hukum. Dan kepada pengadilan agama, KUA, ketua LAM, camat, lurah, dan ketua RT/RW, saya ucapkan terima kasih karena telah berperan aktif sukseskan kegiatan ini," tambahnya.

Kepala DP3APM, Rustam, dalam laporan kegiatannya, mengungkapkan bahwa 8 pasang pengantin tersebut berasal dari wilayah KUA Tanjungpinang Barat (1 pasang), KUA Bukit Bestari (3 pasang), dan KUA Tanjungpinang Timur (4 pasang). 

Diselenggarakannya nikah massal ini oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang bertujuan membantu warga yang kurang mampu agar dapat melaksanakan pernikahan sesuai aturan agama dan aturan negara serta sebagai bukti kepedulian pemerintah terhadap perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga: Gubernur Ansar Ahmad Memastikan Keamanan Wisata di Kota Batam dan Kepulauan Riau

Pelaksanaan kegiatan ini juga mencatatkan variasi usia para pasangan pengantin, dimana pasangan termuda berusia 19 tahun dan yang tertua berusia 56 tahun. Proses tepuk tepung tawar sesuai adat Melayu turut menambah khidmat acara.

Senyum bahagia terlihat di wajah para pasangan pengantin yang mengikuti nikah massal ini. 

Hal ini disebabkan oleh fasilitas lengkap yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang, mulai dari baju pengantin, rias pengantin, hingga seserahan dan gedung, semuanya dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah, sehingga tidak ada biaya yang harus dikeluarkan oleh para pasangan pengantin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah, Ketua DPRD Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, S.Hut, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Tanjungpinang, Perwakilan Pengadilan Agama Tanjungpinang, Perwakilan Lembaga Adat Melayu Tanjungpinang, serta para Pimpinan OPD beserta Camat dan Lurah. 


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews