Warga Indonesia di Malaysia Berbondong-bondong Mudik Lewat Pelabuhan Feri Pasir Gudang

Warga Indonesia di Malaysia Berbondong-bondong Mudik Lewat Pelabuhan Feri Pasir Gudang

Warga Indonesia mengantre di Pelabuhan Pasir Gudang Johor demi merayakan Lebaran di kampung halaman. (Foto: Mary Victoria Dass/Harian Metro)

Dodo

Pasir Gudang - Ribuan warga Indonesia memadati Terminal Feri Pasir Gudang, Johor, Malaysia pada Kamis (20/4/2023). Mereka hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri.

Ibu rumah tangga, Sasputri Arianto, 40 tahun, mengatakan dirinya yang sudah empat tahun tinggal di Malaysia, baru berkesempatan merayakan Idulfitri di kampung halamannya pada tahun ini bersama suami dan dua anaknya.

“Senang sekali bisa kembali ke kampung bertemu orang tua. Berbagai masalah sudah kami hadapi selama tiga tahun ini dan baru tahun ini kami berkesempatan mudik lebaran di Indonesia.

"Sebelumnya kami hanya berhubungan lewat video call dan sangat merindukan keluarga masing-masing," ujarnya dilansir media Malaysia, Harian Metro.

Sementara itu, Ali Dabir Abdul Rahman, 50 tahun, mengatakan, dirinya kembali untuk memenuhi permintaan anggota keluarganya  menyambut 1 Syawal di kampung halaman.

“Meski hampir setiap tahun saya pulang kampung merayakan Lebaran di desa, rasa bahagia tidak pernah pudar dan saya selalu bersemangat bertemu keluarga.

“Saya juga membeli oleh-oleh untuk keluarga saya di sana dan berencana kembali ke sini setelah beberapa minggu,” katanya.

Sementara itu, Manajer Terminal Feri Pasir Gudang, Mohd Tuah Mohd Amin mengatakan, jumlah penumpang Indonesia yang menggunakan jasa terminal feri menuju Batam, Indonesia dalam rangka Idulfitri mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu.

Menurut dia, tahun lalu sekitar 15.000 penumpang menggunakan jasa tersebut dalam rangka Idulfitri, sedangkan sejak awal Ramadan hingga kemarin, lebih dari 7.500 WNI kembali menggunakan jasa penyeberangan dari terminal.

“Untuk minggu terakhir Ramadhan kali ini, diperkirakan sekitar 500 masyarakat Indonesia akan menggunakan layanan tersebut setiap harinya.

“Tahun lalu masyarakat Indonesia di sini menggunakan gerbang di Bandara Batam dan Jakarta untuk mudik, namun tahun ini karena semua gerbang dibuka, jumlah penumpang turun drastis di terminal ini,” katanya.

Orang Indonesia yang kebanyakan bekerja di sekitar Johor masih memilih layanan feri di terminal karena lokasinya yang lebih dekat dan tarif yang terjangkau.

Penumpang rata-rata juga memilih untuk kembali ke kampung halaman masing-masing pada minggu terakhir Ramadan dan terminal ditemukan ramai penumpang antara pukul 08.00 hingga 11.00 waktu setempat.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :