Tragis, Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Diserang Anjing Liar

Tragis, Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Diserang Anjing Liar

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

New Delhi - Dua anak tewas akibat serangan anjing liar di New Delhi, India pada akhir pekan lalu. Hal ini memicu perdebatan baru tentang konflik antara manusia dan hewan.

Anand, 7, dan adik laki-lakinya, Aditya, 5, yang tinggal di daerah kumuh dekat lingkungan kelas atas Vasant Kunj, diduga diserang oleh sekawanan anjing dalam dua insiden terpisah.

Dalam kedua kasus tersebut, kedua bocah itu pergi ke hutan Sanjay Van untuk buang air besar sebelum diserang, kata keluarga mereka.

Baca: Serangan Anjing Tewaskan Bocah Berusia 4 Tahun

Ibu mereka, Sushma, mengatakan kepada media setempat bahwa mereka tidak melihat anjing itu menyerang mereka, tetapi keduanya memiliki luka yang dalam akibat serangan binatang itu.

"Keponakan saya melihat beberapa anjing dengan darah di mulutnya," ujar Sushma dikutip Batamnews dari media Malaysia, Harian Metro.

Seorang petugas polisi yang menyelidiki kematian Anand mendengar keributan dan membawa Aditya ke rumah sakit terdekat, namun sayangnya dia dinyatakan meninggal dunia.

India telah mengalami beberapa insiden serupa dalam beberapa pekan terakhir dan telah memicu perdebatan baru tentang keseimbangan yang tepat antara melindungi hak-hak manusia dan hewan termasuk anjing.

Baca: Seekor Monyet Culik Anak Anjing, Disandera selama 3 Hari

Menurut hukum India, anjing jalanan tidak boleh dipukuli, dibunuh, dikejar, atau dipindahkan.

Seorang bayi berusia satu bulan dilaporkan diserang oleh anjing liar di sebuah rumah sakit yang dikelola pemerintah di distrik Sirohi Rajasthan awal bulan ini.

Rekaman CCTV rumah sakit menunjukkan dua anjing memasuki bangsal dan kemudian muncul bersama bayi itu.

India adalah rumah bagi lebih dari 62 juta anjing, menurut Indeks Tunawisma Hewan Peliharaan, dan melaporkan 1,75 juta kasus gigitan anjing setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews