178 Pengidap HIV di Batam Berasal dari Kalangan Gay
ilustrasi
Batam - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Batam mencatat 176 pengidap HIV di Batam berasal dari kalangan Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) alias pria penyuka sesama jenis alias gay. Data ini periode Januari-Agustus 2022.
Kemudian pengidap HIV tercatat dari kategori wanita pekerja seks (WPS) sebanyak 26 orang, kategori ibu hamil sebanyak 17 orang, kategori waria sebanyak 9 orang. Sementara kategori lain-lain sebanyak 208 orang.
Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, laki-laki sebanyak 333 orang positif HIV dengan positif rate 3,7 persen dan perempuan sebanyak 113 orang dengan positif rate 0,7 persen.
Baca juga: Puluhan Warga Tanjungpinang Terjangkit HIV, Kaum Gay Mendominasi
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyampaikan pihaknya sudah mengupayakan sosialisasi bahaya HIV kepada para LSL. Ia menuturkan, LSL memiliki sejumlah komunitas di Batam.
“Kami biasanya bergerak melalui LSM yang mendekati asosiasi mereka, sehingga lebih mudah mengedukasi mereka,” ujarnya, Rabu (18/1/2023).
Sementara itu, menurut Didi pencegahan HIV untuk kategori wanita pekerja seks memiliki hambatan karena konsumen mereka yang menolak memakai kondom.
Baca juga: Alamak, Kasus HIV di Karimun Paling Banyak Ditularkan Kaum Gay
“Banyak konsumen yang menolak untuk memakai kondom, baik itu kondom laki-laki bagi konsumen maupun kondom perempuan buat wanita penghiburnya,” katanya.
Ia menyebutkan, para wanita pekerja seks lebih takut meninggal dunia karena tidak makan daripada meningga dunia karena HIV/AIDS. Sehingga hal itu yang menyulitkan pencegahan HIV/AIDS.
“Akhirnya mereka yang mengalah untuk tidak mau memakai kondom dan membiarkan pelanggan mereka tidak memakai kondom,” kata dia.
Komentar Via Facebook :