Dicapreskan, Anies Anggap NasDem Pilih Jalan Mendaki

Dicapreskan, Anies Anggap NasDem Pilih Jalan Mendaki

Anies Baswedan. (ist)

Jakarta - Anies Baswedan merasa terhormat saat dirinya diusung sebagai capres oleh Partai NasDem di Pilpres 2024 nanti. Anies menganggap langkah ini bagaikan pendakian sebuah gunung.

Anies awalnya mengapresiasi langkah Ketum NasDem Surya Paloh karena lebih memilih langkah 'mendaki' dibandingkan 'jalan datar'. Hal ini dikatakan Anies saat memberikan sambutan di HUT ke-11 Partai NasDem di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/20222).

"Saya bersyukur karena Bapak Ketua Umum Bang Surya Paloh memilih untuk menempuh jalan yang tidak biasa. Kalau lewat sebuah perjalanan, ada jalan yang datar, ada jalan yang menurun dan ada jalan yang mendaki," kata Anies dalam sambutannya.

Baca juga: Ketemu di Petamburan, Habib Rizieq Doakan Anies Baswedan Bisa Perbaiki Indonesia

"Mau perjalanan nyaman dan enak, pilih jalan yang datar dan menurun, tapi jalan itu tidak akan pernah mengantarkan kepada puncak manapun," tambahnya.

Lalu, Anies menyebut jika seseorang yang tengah mendaki gunung di malam hari tentu tidak akan tahu kapan akan bertemu ujungnya. Namun, dia mengatakan bahwa langkah 'mendaki' itu tentunya akan mengantarkan seseorang itu ke puncak.

"Tapi kalau kita memilih jalan yang mendaki, walaupun suasana gelap bagi semua yang pernah melakukan pendakian gunung di malam hari pada saat mendaki jalannya naik, kita belum tentu tahu ujungnya di mana, tapi kita tahu bahwa hanya jalan mendaki yang mengantar ke puncak puncak baru," ujarnya.

Baca juga: Solid Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024, NasDem Kepri Konsolidasi hingga Tingkat RT

"Nah nasdem memilih untuk mengambil jalan mendaki," imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku senang bisa bersama-sama melakukan pendakian bersama NasDem. Dia mengatakan perjalanan pendakian ini tentunya akan menjadi sejarah politik di Indonesia.

"Dan kita bersama-sama, saya mendapatkan kehormatan untuk bisa berjalan bersama dalam perjalanan mendaki yang mungkin terjal, yang mungkin belum ada peta rutenya, tapi perjalanan ini adalah perjalanan yang akan dicatat oleh sejarah di Republik Indonesia," katanya.

(fox)
Komentar Via Facebook :