Jasad Nelayan Bintan Terapung-apung di Perairan Pulau Hantu

Jasad Nelayan Bintan Terapung-apung di Perairan Pulau Hantu

Evakuasi jenazah Zulkarnaen. (Foto: ist)

Bintan, Batamnews - Seorang nelayan asal Kecamatan Mantang, Sulaiman (52) yang hilang saat mancing dua hari yang lalu akhirnya ditemukan. Jasadnya terapung di Perairan Depan Pulau Hantu, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (16/9/2022).

Penemuan jasad Sulaiman pertama kali dilihat nelayan setempat sekitar pukul 06.00 WIB.

Camat Mantang, Agus Zulkarnaen mengatakan saat ditemukan, jasad tersebut terapung tanpa mengenakan baju.

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Natuna, Nelayan Diimbau Bawa Alat Keselamatan dan Radio saat Melaut

"Sepertinya ketika jatuh ke laut, ia sempat berusaha berenang sehingga melepas bajunya. Mungkin dikarenakan cuaca buruk ia tak sanggup dan tenggelam," ujar Agus.

Sulaiman dikabarkan hilang sejak Rabu (14/9/2022) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Kemudian dilakukan pencarian dan ditemukan Jumat (16/9/2022).

Usai dievakuasi jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Abdurrahman RT 02/RW 01 Desa Mantang Lama, Kecamatan Mantang.

Baca juga: Kata-kata Menyebalkan dari Nelayan Asing Pesta Curi Ikan di Laut Natuna, Sampai Minta Rokok ke Nelayan Lokal

"Jenazahnya langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Kemudian dimakamkan usai Salat Jumat di TPU Desa Mantang Lama," kata Agus.

Zul meninggalkan istri dan kedua anaknya. Anak pertama sudah berkeluarga dan anak kedua rencana bahkan akan melangsungkan resepsi pernikahan pada awal Oktober 2022 mendatang.

Pihak kecamatan dikatakannya akan berkoordinasi dengan keluarga untuk memastikan Zul terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini agar keluarga mendapatkan santunan bagi nelayan yang mengalami kecelakaan di laut. "Keluarga sedang berduka. Jadi nanti akan kita koordinasikan," ucapnya.
 

(ary)