Andres Penderita Tumor di Serasan Butuh Uluran Tangan untuk Berobat

Andres Penderita Tumor di Serasan Butuh Uluran Tangan untuk Berobat

Andres (baju hitam), harus melawan tumor di kakinya (Foto: Yanto/Batamnews)

Natuna, Batamnews - Andres, warga asal Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), kini hanya bisa terbaring lemah tak berdaya di salah satu rumah kos yang berada di Kota Ranai. Ia menderita tumor ganas yang telah belasan tahun menggrogoti kaki kirinya.

Dijumpai di kediamannya, pria kelahiran Desa Tanjung Kumbik ini bercerita bahwa asal muasal tumor ganas yang diderita pada awalnya akibat luka tertusuk paku.

"Ini sudah sejak tahun 2004. Awalnya kena paku, waktu itu sempat di operasi juga di RSUD Natuna tapi keadaanya makin parah setelah itu," ujar Andres, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: Hilang 2 Hari, Pemancing Asal Natuna Ditemukan Tewas di Tengah Laut

Dirinya yang kini tinggal di Ranai bersama adik perempuanya tersebut sudah pasrah dengan keadaan, dan sangat berharap perhatian baik dari Pemda maupun masyarakat Natuna.

"Saya di Ranai sudah dua minggu, awalnya ke RSUD untuk berobat, namun pihak dokter menyarankan saya untuk rujuk ke Batam," sebutnya.

Andres bingung lantaran tidak memiliki biaya yang mencukupi jika harus ke Batam. Sehingga sampai saat ini masih bertahan di Ranai tanpa kepastian apapun.

Sebagaimana diketahui, lantaran keterbatasan alat dan fasilitas yang kurang memadai, RSUD Natuna kerap tidak bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Sehingga tak jarang pasien harus rujuk keluar Natuna demi mendapatkan tindakan medis yang lebih maksimal.

(Yan)