Kecelakaan Tongkang

TNI AL Siaga Antisipasi Kontainer Berserak di Laut Karimun

TNI AL Siaga Antisipasi Kontainer Berserak di Laut Karimun

TNI AL siaga di lokasi tongkang nyaris tenggelam di Karimun.

Karimun, Batamnews - Sebanyak 13 unit kontainer kembali terjatuh ke laut dari tongkang yang nyaris tenggelam. Jatuhnya belasan tongkang tersebut diketahui pada Kamis (26/5/2022) sore.

Namun, kontainer yang jatuh itu dapat diamankan dengan cepat, sehingga tidak hanyut terbawa oleh arus laut yang cukup kuat.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Joko Santosa mengatakan, 13 kontainer yang jatuh itu telah selamat dan diikatkan ke bagian tongkang.

Baca juga: Tongkang Angkut Ratusan Kontainer Tenggelam di Karimun

"Prajurit yang masih di lokasi, dapat dengan cepat mengatasi 13 kontainer yang jatuh, dan diikatkan ke tongkang. Sehingga tidak hanyut oleh arus air laut," kata Joko, Kamis (26/5/2022) malam.

Lanal TBK yang masih di lokasi kejadian, tetap fokus mengamankan alur perairan Internasional, agar tidak terganggu dengan kontainer yang hanyut dan terapung.

Diketahui, evakuasi yang dilakukan pada siang hari, ada sebanyak 25 unit kontainer yang berhasil diamankan dan telah dibawa ke tepi pesisir Pulau Karimun Anak.

Baca juga: Kecelakaan Tongkang, Kontainer Berserak di Jalur Pelayaran Internasional Dievakuasi

"Untuk yang siang tadi, tim telah mengevakuasi sebanyak 25 kontainer yang hanyut," ucap Danlanal.

Dari informasi terakhir, kondisi tongkang tersebut masih pada posisi semula, yaitu dengan kemiringan sekitar 60 derajat, di titik koordinat di posisi 1°10.191'N 103°26.301 E.

Danlanal juga mengaku sangat mengkhawatirkan situasi jalur Internasional di Selat Malaka itu. Pasalnya, kontainer yang jatuh dan hanyut hingga cukup jauh, dan takutnya ditabrak oleh kapal yang melintas.

"Kita fokuskan untuk mengamankan jalur pelayaran, jangan sampai terjadi peristiwa lainnya, terlebih kondisi malam hari. Maka, tim akan di lokasi untuk mengamankan jalur lalulintas kapal," pungkasnya.

(aha)