Pembangunan Permanen Jembatan Musai Lingga Diprioritaskan Tahun Depan

Pembangunan Permanen Jembatan Musai Lingga Diprioritaskan Tahun Depan

Seorang pengendara saat melintasi jembatan kayu di Desa Musai (Foto: ist)

Lingga, Batamnews - Pembangunan atau perbaikan secara permanen jembatan kayu di jalan utama Desa Musai, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), belum bisa dilakukan di tahun 2022 ini.

Meski begitu, jembatan kayu yang sudah lapuk dan membahayakan pengendara ketika melintas itu tetap akan diperbaiki. Jembatan itu akan dibongkar dan diperbaiki dengan kayu-kayu yang baru.

Baca juga: Lapuk dan Berbahaya, Jembatan Kayu di Desa Musai Lingga Mengintai Korban

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lingga, Jeki Amanda mengatakan, jembatan kayu di Desa Musai masuk kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

"Saya sudah konfirmasi kemarin itu ke kawan-kawan provinsi, memang ada tahun ini perbaikan box culvert yang ada di ruas jalan itu, cuma karena efisiensi anggaran, jadi yang dapat tahun ini cuma 4," kata dia kepada Batamnews, Rabu (25/5/2022).

Jeki menyebut, berdasarkan informasi yang ia dapat, 4 box culvert tersebut 2 diantaranya di Panggak Laut, 1 di Nerekeh dan 1 di Melukap.

Baca juga: Lapuk dan Berbahaya, Jembatan Kayu di Desa Musai Lingga Segera Dibongkar

"Tidak termasuk lah jembatan yang di Musai itu karena efisiensi. Jadi mereka memprioritaskan itu (jembatan Musai) untuk tahun depan. Tapi untuk perbaikan sementara, sudah kami pesankan bahan-bahannya," ujar dia.

Selain jembatan Musai, Jeki menyebut jembatan kayu di jalan utama Kampung Malar, Desa Persiapan Cempaka, Kecamatan Lingga, juga terdampak refocusing anggaran. Semula jembatan di Kampung Malar akan dibangun tahun ini, tetapi batal karena refocusing tersebut.

"Jadi untuk yang jembatan Musai, bahan itu sudah dipesan jauh hari. Cuma kita minta kayu yang kelas 1 supaya awet. Ini akan diganti semua, cuma belum permanen," pungkasnya.

(ruz)