Bill Gates: Elon Musk Bisa Bikin Twitter Makin Kacau

Bill Gates: Elon Musk Bisa Bikin Twitter Makin Kacau

Bill Gates. (Foto: CNN Indonesia)

New York - Pendiri Microsoft Bill Gates blak-blakan menyebut, Elon Musk dapat membuat Twitter lebih buruk dari sebelumnya. Ambisi Musk terhadap Twitter beberapa waktu lalu, dikhawatirkan akan memicu derasnya arus misinformasi di masa depan.

Gates ragu Elon Musk dapat membawa Twitter ke arah yang lebih positif, meski di satu sisi ia mengapresiasi Musk yang sukses membesarkan Tesla hingga SpaceX. Namun, Gates agaknya tak mau sesumbar untuk terlalu memojokkan Musk.

"Dia sebenarnya bisa memperburuknya (Twitter)," kata Gates di acara The Wall Street Journal's CEO Council Summit dikutip New York Post.

"Itu (Twitter) bukan rekam jejaknya – rekam jejaknya (adalah Tesla dan SpaceX). (Musk) dengan Tesla dan SpaceX cukup 'mengejutkan'  dengan sederet tim insinyur yang hebat dan membawa orang-orang yang bekerja di bidang itu dengan cara yang kurang berani. Tapi dia benar-benar menunjukkannya."

Komentar miliarder teknologi itu muncul setelah Musk menuduhnya menjual saham Tesla bulan lalu, menurut laporan CNBC Internasional. Musk juga disebut pernah men-tweet lelucon kasar tentang Gates, meski pada akhirnya pendiri Microsoft tersebut tak begitu mempersoalkannya.

Keraguan Gates terlihat dari ambisi Musk untuk membuat Twitter menjadi platform yang lebih mengedepankan kebebasan berbicara. Padahal di satu sisi, Musk ia anggap sebagai sosok yang paling kontroversial di Twitter karena cuitan-cuitannya.

Gates mengingatkan bahwa, Elon Musk pernah terlalu sesumbar berbicara banyak hal tentang COVID-19 kepada masyarakat luas. Saat itu, Gates pernah mengingatkan CEO Tesla itu untuk berhenti mengeluarkan pernyataan yang bukan keahliannya.

"Saya agak ragu (kesuksesan) itu akan terjadi (di Twitter) kali ini, tetapi kita harus berpikiran terbuka dan tidak pernah meremehkan Elon," tambah Gates.

"Apa tujuannya? Ketika dia berbicara tentang keterbukaan, bagaimana perasaannya tentang sesuatu yang mengatakan 'vaksin membunuh orang' atau 'Bill Gates melacak orang' – apakah itu salah satu hal yang menurutnya harus disebarkan?"

Terlepas dari ketegangan dan persoalannya dengan Musk, Gates tak begitu ambil pusing. Ia tetap mendukung hal positif yang akan dibawa Musk kepada Twitter.

"Dan saya tidak punya apa-apa selain hal-hal positif untuk dikatakan tentang Elon. Jika dia membuat Twitter lebih buruk, (maka) baiklah, saya akan berbicara tentang itu, tetapi saya tidak akan menganggap itu yang akan terjadi."

Elon Musk sebelumnya sukses membeli Twitter seharga 44 miliar dolar AS (sekitar Rp 635 triliun) tunai pada Senin (25/4) waktu AS. 
Musk pernah berulang kali menekankan ambisinya membeli Twitter, yakni meningkatkan kebebasan berbicara di platform dan membuka semua potensi di dalam Twitter.