Tips untuk Pedagang Hindari Modus Penipuan dengan QRIS

Tips untuk Pedagang Hindari Modus Penipuan dengan QRIS

Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kepri di Batam. (Foto: ist)

Batam, Batamnews - Bank Indonesia (BI) mengimbau kepada para pedagang khususnya pelaku UMKM di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), agar lebih teliti dalam bertransaksi digital menggunakan aplikasi.

Imbauan tersebut disampaikan imbas viralnya modus penipuan menggunakan aplikasi QRIS yang baru saja terjadi di Kota Batam.

"Untuk para pedagang jangan langsung percaya walaupun pembeli telah menunjukkan bukti transaksi, verifikasi kembali apakah ada notifikasi masuk," ujar Staff Analis Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Ega Dwi, Kamis (28/4/2022).

Menurutnya, para pedagang juga harus memahami sistem transaksi digital yang saat ini bisa didapatkan dari berbagai platform media sosial. Hal tersebut guna menghindarkan upaya penipuan yang kerap saja terjadi di Kota Batam.

Baca juga: BI Kepri Komentari Penipuan dengan QRIS: Sulit Dipalsukan

Selain itu, para pedagang juga harus memahami bagaimana cara menghindari kasus-kasus penipuan dengan modus transaksi digital tersebut.

"Salah satunya memahami mengenai literasi digital, pedagang bisa lebih jelas dengan mengunjungi website resmi Bank Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Polsek Batam Kota mengungkap kasus penipuan bermodus baru yaitu dengan menggunakan aplikasi QRIS. Seorang ibu rumah tangga bernama Mike Sri Novita (38) ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil penyelidikan, Mike membeli pakaian bermerk senilai Rp 31.618.000 di One Batam Mall. Namun Mike berhasil diamankan di Panbil Mall, diduga dia hendak melakukan upaya penipuan kembali.

(rez)