Marak Tawuran 'Perang Sarung' di Batam saat Bulan Puasa, Polisi Sambangi Sekolah
Penyuluhan kenakalan remaja di SMK 4 Batam, Patam Lestari, Kecamatan Sekupang oleh polsek setempat. (Foto: polresta barelang)
Batam, Batamnews - Fenomena perang sarung di bulan Ramadan menjadi hal yang meresahkan warga di Batam. Sejumlah video beredar memperlihatkan aksi sekelompok remaja yang sedang perang sarung.
Kejadian ini berlangsung di tengah jalanan umum. Aksi ini dinilai membahayakan bagi para pengendara bermotor yang lewat pada jalan itu. Sejumlah video beredar menunjukkan kelompok remaja perang sarung di Bengkong, Batuaji, Sekupang dan Batam Center.
Baca juga: Satpol PP Kerahkan BKO Cegah Perang Sarung Antar Remaja di Batam
Salah satu kejadian di Harbour Bay, Batam, tampak seorang pemuda dengan kepala terluka usai perang sarung, Rabu (6/4/2022) malam.
Tak hanya di Batam, perang sarung juga terjadi di sejumlah daerah lainnya di Indonesia. Bahkan hingga memakan korban jiwa.
Sarung dijadikan senjata tawuran dengan membuat simpul keras di ujungnya. Bahkan tak jarang simpul sarung diisi dengan batu.
Fenomena ini menjadi jenis kenakalan remaja yang menjadi atensi polisi. Pada kegiatan yang dilakukan Polsek Sekupang, Rabu (6/4/2022) juga dilakukan penyuluhan kepada pelajar di sekolah.
Bripka Heri Prawira selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Patam Lestari misalnya, saat penyuluhan di SMK 4 Batam mengimbau kepada pelajar menghindari hal ini.
Baca juga: Polisi Tantang Remaja Tawuran Uji Nyali Bertemu Makhluk Gaib
Apalagi pada malam pembuka puasa sempat terjadi Perang Sarung di Jalan Depan KFC Tiban 3 yang dilakukan oleh anak-anak remaja usia sekolah SMP-SMA.
"Kami sampaikan kepada adek-adek tidak ikut dalam kegiatan Perang sarung tersebut karena selain mengaggu ketertiban umum juga dapat dapat berujung pada tawuran ataupun perkelahian," ucapnya.

Komentar Via Facebook :