Apindo Kepri Genjot Vaksinasi Booster, Target 50 Persen hingga Lebaran

Apindo Kepri Genjot Vaksinasi Booster, Target 50 Persen hingga Lebaran

Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya (Foto: Arjuna/Batamnews)

Batam, Batamnews - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Riau (Kepri) Ir Cahya, tampak serius dalam membantu pemerintah untuk pencapaian target vaksinasi ketiga atau booster.

Dibuktikan dengan adanya kegiatan vaksinasi yang kerap diadakan oleh Apindo Kepri sejak setahun silam. Untuk hari ini saja, Cahya menargetkan 8.000 orang warga Batam mendapat booster.

"Target hari ini di atas 8.000 orang. Biasanya jam 3 sudah sepi. Tadi pagi lebih ramai dari yang sekarang. Artinya minat masyarakat untuk di booster meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah terkait syarat mudik lebaran," ujar Cahya, saat ditemui pada lokasi vaksinasi di One Batam Mall, Jumat (1/4/2022).

Baca juga: Ketua APINDO Kepri Cahya Dukung Kebijakan Wajib Booster, Begini Alasannya

Guna mencapai target, kemungkinan Apindo Kepri akan mengadakan kegiatan serupa pada sepekan setelah puasa berlangsung.

"Biasanya hari Sabtu dan Minggu, sekarang kita adakan hari Jumat, kita tidak mau pembuka puasa masyarakat di booster. Nanti banyak yang tak mau. Mungkin seminggu puasa akan kita buka lagi," katanya.

Ia mengaku akan terus menggenjot booster untuk masyarakat. Ditargetkan dalam sebulan ke depan, angka vaksinasi ketiga sudah mencapai 50 persen.

Dari angka yang mereka rangkum, vaksinasi booster di Kepri secara keseluruhan baru mencapai 25 persen. Berbeda dari Kota Batam yang lebih tinggi, berada di angka 35 persen.

Baca juga: Apindo Kepri Buka Layanan Booster Vaksinasi Covid-19 di Batam, Catat Tanggal dan Lokasinya

"Seluruh Kepri sampai hari ini 25 persen. Batam sendiri sudah 35 persen. Kabupaten/kota lain harus kita dorong, minimal dalam waktu dekat Kepri capai 50 persen. Selain itu, harus ada kebijakan dari Pak Gubernur (Ansar Ahmad) sampai masyarakat merasa harus di booster, semacam sebagai pendorong, lah," kata Cahya.

Pada kegiatan vaksinasi yang berlangsung hari ini berlangsung aman dan tertib. Para peserta tampak teratur dalam antrean. Beberapa petugas lapangan pun terlihat sudah mahir atau terbiasa dalam menghadapi situasi tersebut.

Untuk banyaknya petugas dalam kegiatan vaksinasi itu, total ada 250 orang. Terdiri dari relawan sampai tenaga kesehatan (nakes).

(jun)