Malaysia Tangkap 22 Imigran Gelap asal Indonesia di Perairan Selangor

Malaysia Tangkap 22 Imigran Gelap asal Indonesia di Perairan Selangor

Kapal pengangkut imigran gelap asal Indonesia yang ditangkap di perairan Sungai Buloh, Selangor, Malaysia. (Foto: Polis Marin via Free Malaysian Today)

Selangor - Polisi Perairan Laut (PPM) menangkap 22 orang imigran gelap (PATI) di atas kapal pom pom di perairan Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

PPM berhasil menangkap para imigran gelap tersebut pada Sabtu (12/2/2022) waktu setempat, setelah kapal yang mereka tumpangi kandas akibat kerusakan mesin usai dikejar aparat.

Komandan Wilayah Satu PPM Penang, Asisten Komisaris Shamsol Kassim mengatakan, operasi itu dilakukan atas informasi adanya kapal-kapal yang melakukan kegiatan penyelundupan migran melalui laut.

“Kami berhasil mencegat kapal pada posisi 6,8 nautikal dari perairan Sungai Buloh,” katanya dalam keterangannya, dikutip dari Berita Harian, Senin (14/2/2022).

Baca: Imigran Gelap Asal Indonesia Ditangkap di Perairan Malaysia, Berangkat dari Karimun

Dari pemeriksaan ditemukan semua imigran gelap berusia 20 hingga 53 tahun yang terdiri dari 22 pria dan tiga wanita tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menahan nakhoda kapal dan dua asistennya untuk membantu penyidikan. Seluruh imigran gelap tersebut dibawa ke pangkalan Marinir untuk dokumentasi sebelum diserahkan kepada Petugas Penyidik ​​Badan Reserse Kriminal (JSJ) Mabes Polri (IPD) Kuala Selangor.

"Informasi awal menemukan bahwa mereka membayar agen di Indonesia antara RM1.200 ( Rp 4,1 juta) hingga RM1.500 (Rp 5,1 juta) per orang untuk masuk ke Malaysia," katanya.

Kasus tersebut sedang diselidiki berdasarkan Undang-Undang Anti-Perdagangan Manusia dan Anti-Penyelundupan Migran 2007 dan Undang-Undang Imigrasi 1959/63.

Sejauh ini, aparat Malaysia tidak menyebutkan titik keberangkatan para imigran gelap ini dari Indonesia.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews