Punya Sedikit Gizi, Hindari 5 Jenis Minuman Ini saat Diet

Punya Sedikit Gizi, Hindari 5 Jenis Minuman Ini saat Diet

Ilustrasi

Batam, Batamnews - Dari sekian banyak minuman yang biasa dikonsumsi sehari-hari, ternyata tidak semuanya bagus untuk diminum saat diet. Ada beberapa jenis minuman yang harus dihindari saat diet, khususnya minuman dengan gula tambahan karena dinilai tinggi kalori.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, 71,6 persen orang di AS berusia 20 tahun ke atas mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Hal tersebut dipengaruhi oleh pola hidup kurang sehat seperti makan tidak teratur, mengonsumsi minuman manis, serta minim aktivitas fisik.

Dilansir Medical News Today, berikut jenis-jenis minuman yang mempunyai nilai gizi sangat sedikit dan sebaiknya dihindari saat diet.

Baca juga: Peneliti Ungkap Tiga Cara Diet Paling Efektif Turunkan Berat Badan

1. Alkohol

Alkohol sama sekali tidak bagus jika dikonsumsi saat diet karena tinggi kalori. Per satu gelasnya memuat 100-150 kalori. Terlebih, jika minuman beralkohol tersebut mengandung tambahan soda atau ekstrak buah yang membuat total kalorinya menjadi dua kali lipat.

Selain menghalangi proses penurunan berat badan, minuman beralkohol juga berisiko mengganggu pola tidur dan masalah pencernaan.

2. Jus buah instan

Minuman yang harus dihindari saat diet selanjutnya yaitu jus buah kemasan atau instan seperti yang tersedia di minimarket atau supermarket. Meski dianggap bernutrisi, namun jus buah yang dikemas biasanya mengandung pemanis tambahan dan pengawet.

Sebagai cara aman, Anda disarankan membuat jus buah sendiri di rumah tanpa bahan tambahan dan bisa diminum saat masih segar.

 

3. Minuman manis ringan

Minuman manis ringan seperti soda kalengan atau sirup diklaim cukup tinggi kalori dan rendah nutrisi. Per 300 ml minuman soda kaleng diperkirakan mengandung sekitar 10-13 sdt gula. Jumlah tersebut bisa berbeda-beda tergantung pada minumannya.

Saat tubuh mengonsumsi gula berlebih, sisa gula akan diubah menjadi timbunan lemak yang berisiko meningkatkan berat badan.

4. Minuman berenergi

Jenis minuman berenergi memang diperuntukkan bagi orang, khususnya setelah berolahraga berat untuk mengembalikan stamina. Tapi, minuman energi ini sering kali mengandung gula tambahan yang membuatnya kurang sehat sekaligus menyumbang kalori kosong.

Rata-rata jumlah pemanis tambahan pada sport drinks sebanyak 5-10 sdt gula, sedangkan energy drinks sekitar 10-14 sdt gula.

Baca juga: 4 Kesalahan di Pagi Hari yang Bisa Buat Kamu Gagal Diet

5. Minuman racikan di kafe

Campuran minuman kopi susu, milkshake, es teh manis termasuk ke dalam jenis minuman yang biasa ditemui di kafe. Minuman tersebut sering kali menggunakan banyak gula tambahan. Jika ditotal, takaran gulanya bisa sekitar 3-8 sdt. Sementara jumlah kalori per gelasnya diprediksi mencapai lebih dari 100 kkal.

Dengan demikian, secara tidak sadar, Anda tengah mengonsumsi kalori kosong sebab tidak akan mengenyangkan. Sesekali mencoba mencicipi minuman seperti di atas saat diet boleh saja, asalkan porsinya tidak berlebihan.

Supaya proses menurunkan berat badan tidak sia-sia, masih ada banyak alternatif minuman sehat yang aman untuk diet. Berikut di antaranya:

- Air putih
- Teh hijau
- Air cuka sari buah apel
Shakes (minuman pengganti makan)
- Protein shakes

Selain menjauhi minuman yang harus dihindari saat diet, Anda juga perlu menjaga pola makan tetap sehat serta imbangi dengan olahraga cukup minimal tiga kali dalam seminggu.

(ruz)