Ansar Tak Singgung Pemekaran Natuna-Anambas ke Mendagri Tito

Ansar Tak Singgung Pemekaran Natuna-Anambas ke Mendagri Tito

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (Foto: Yanto/Batamnews)

Natuna, Batamnews - Wacana pemekaran Natuna-Anambas menjadi provinsi sendiri dan pisah dari Provinsi Kepri didengungkan sejumlah tokoh di Natuna. 

Bahkan dalam waktu dekat rencananya akan diadakan Musyawarah Besar (Mubes) terkait hal ini.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam kunjungan ke Natuna mendampingi Mendagri mengaku mendukung wacana itu.

Namun demikian Ansar mengatakan belum ada pembicaraan dengan Mendagri yang menyinggung masalah pemekaran ini.

"Biar saja bergulir, karena wacana ini belum ada dibuka oleh pemerintah pusat," ujar Ansar, Selasa (23/11/2021). 

Dikatakannya juga, jika memang mubes merupakan aspirasi masyarakat, ia mempersilakan.

Mendagri Tito Karnavian bersama Menko Polhukam Mahfud Md tiba di Natuna kemarin. Mereka membahas soal pertahanan negara yang ada di perbatasan.

Terkait pemekaran Natuna, Ketua panitia Mubes, Umar Natuna mengatakan jika sejauh ini sudah ada kesepakatan dengan Kabupaten Anambas untuk menyelenggarakan Mubes pada minggu kedua Desember 2021. 

" Meski ada beberapa pro dan kontra, dari sisi semangat dan optimisme kita Insya Allah sudah siap. Kita menggerakkan partisipasi masyarakat dan dukungan para pemangku kebijakan," terang Umar Natuna saat dikonfirmasi batamnews, Selasa (23/11/21). 

Mubes sendiri rencananya akan digelar di Kabupaten Natuna, dan dihadiri oleh 500 orang peserta dimana peserta dari Natuna kurang lebih 250 orang dan separuhnya lagi akan datang dari Anambas. 

Sejauh ini pihak Kepulauan Anambas antusias dan mendukung terselengaranya Mubes ini. Bahkan Bupati Anambas, Abdul Haris beserta rombongan dari Anambas siap mengeluarkan akomodasi untuk perwakilan Anambas selama Mubes berlangsung di Natuna.

(Yan)