PPKM Level 3 saat Nataru, Wako Rudi Tunggu Instruksi Pusat

PPKM Level 3 saat Nataru, Wako Rudi Tunggu Instruksi Pusat

Wali Kota Batam, HM Rudi. (Foto: Dok. Batamnews)

Batam, Batamnews - Pemerintah pusat akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 selama periode 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

Kebijakan tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia untuk mengantisipasi peningkatan kasus selama periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Mengenai hal itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan belum mengetahui aturan detail PPKM level 3 pada saat Natal dan Tahun Baru mendatang.

“Untuk aturannya, saya belum tahu,” ujar Rudi.

Baca juga: Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin Heran PPKM Level 3 saat Nataru

Namun, ia memastikan pihaknya tentu akan mengikuti instruksi dari pusat, untuk membantu menekan penyebaran Covid-19. Sementara ini dari pemahamannya, PPKM level 3 akan diterapkan seperti sebelumnya, kegiatan masyarakat akan dibatasi.

“Mungkin seperti kemarin, dibatasi,” katanya.

Sebelumnya PPKM level 3 membatasi kegiatan masyarakat dengan jumlah banyak, misalnya di cafe atau restoran hanya bisa diisi dengan kapasitas 50 persen. Kemudian operasional tempat usaha atau tempat makan juga akan terbatas.

“Lebih jelasnya saya tunggu dulu surat dari pusat. Karena kita sudah pernah mengalami PPKM level 3 sebelumnya, jadi saya rasa tidak ada masalah, karena tujuannya baik dan benar," jelasnya.

Baca juga: Ace Desak Polisi Hingga Gubernur Tindak Kasus Kekerasan di SPN Dirgantara

Lalu mengenai Singapura yang sudah membuka pintu masuk bagi wisatawan, Rudi mengaku sudah mulai melakukan antisipasi agar penyebaran Covid-19 tidak masif lagi. Setiap pelabuhan internasional kembali ditempatkan alat Polymare Chain Reaction (PCR).

“Sebaiknya hasil tes PCR bisa keluar dalam waktu 3 jam, ini sedang diusahakan,” kata dia.

Pembukaan pintu masuk dari Singapura yang akan dibuka 29 November mendatang. Berdasarkan informasi yang baru, tidak ada karantina yang diberlakukan bagi warga negara Indonesia yang akan masuk ke Singapura.

"Kalau untuk masuk ke Batam saya masih menunggu dari pusat," ucapnya.

(ret)