Ratusan Kelong Warga di Lingga Porak-poranda Diterjang Ganasnya Gelombang

Ratusan Kelong Warga di Lingga Porak-poranda Diterjang Ganasnya Gelombang

Salah satu kelong nelayan Mentuda sebelum diterjang ombak (Foto:dok.Arifiansyah)

Lingga, Batamnews - Cuaca belakangan ini memang tidak bersahabat. Gelombang tinggi, arus laut yang kuat, serta angin kencang. Hujan pun selalu turun.

Cuaca buruk ini membuat aktivitas warga terutama yang berada di pesisir pantai terganggu. Bahkan memporak-porandakan usaha nelayan.

Di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) sendiri, ratusan kelong warga Desa Mentuda, Kecamatan Lingga, roboh akibat ganasnya gelombang, Rabu (10/11/2021).

"Ratusan kelong di Desa Mentuda habis diterjang badai hari ini. Ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di tahun 2021. Pertama bulan Juni," ucap salah seorang masyarakat Mentuda, Arifiansyah kepada Batamnews, Rabu (10/11/2021) malam.

Baca juga: Cuaca Buruk, Kapal dari Dabo Tujuan Batam Putar Balik

Akibat robohnya kelong itu, para pemilik tentu saja merasa terpukul. Kerugian jutaan rupiah pun dialami masing-masing pemilik kelong.

"Mudah-mudahan pihak terkait dapat memperhatikan dan mencari solusi terkait kondisi ini," harapnya.

Kelong ini dijelaskan pria yang akrab disapa Pian tersebut merupakan sumber ekonomi bagi masyarakat nelayan di Desa Mentuda. Biaya untuk pembuatan kelong itu juga tidak lah murah.

"Karena 90 persen orang kampung kerja kelong, dan ini sangat melumpuhkan ekonomi Desa Mentuda. Mulai dari Pulon, Tembok, Jelutung dan Mentengah. Saya harap pemerintah bisa mencarikan solusi," pungkas Pian.

Diketahui, hampir ratusan kelong yang berada di Desa Mentuda roboh akibat kuatnya gelombang. Kerugian yang dialami pun tak tanggung-tanggung.

(ruz)