Tim Digital Forensik Analisis Ponsel Sopir Vanessa Angel

Tim Digital Forensik Analisis Ponsel Sopir Vanessa Angel

Polisi memeriksa mobil Vanessa Angel.

Jakarta, Batamnews - Polisi masih menginvestigasi penyebab kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya, Febri Andriansyah di Tol Nganjuk. Petugas terus menggali keterangan sopir pribadi korban, Tubagus Muhammad Joddy (24).

 

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto menerangkan, pihaknya telah meminta keterangan Tubagus Muhammad Joddy guna mengungkap penyebab kecelakaan. Pemeriksaan berlangsung pada Sabtu (6/11/2021) kemarin.

"Teknis nanti, yang jelas kemarin sudah dilakukan pemeriksaan buat saksi-saksi pertama si saudara TJ," kata dia saat dihubungi, Minggu (7/11/2021).

Rudi menerangkan, hingga saat ini totalnya sudah tiga orang saksi yang dimintai keterangan. "Totalnya tiga orang saksi," ujar dia.

Rudi menyebut, pihaknya turut mendalami aktivitas sang sopir sebelum kecelakaan terjadi, salah satunya melalui telepon genggam.

"Iya masih saya sita (telepon genggamnya)," ujar dia.

Terpisah, Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim Kompol Hendry Ferdinan Kennedy menerangkan, ponsel Tubagus Muhammad Joddy saat ini sedang dianalisis tim digital forensik.

Langkah itu dilakukan untuk mendalami unggahan rekaman video yang memperlihatkan bahwa sopir sempat bermain telepon genggam. "Masih didalami dulu, untuk seluruh handphone yg ada di lokasi sudah disita untuk dilakukan digital forensik," tandas dia.

Sebelumnya, sosok Tubagus Joddy yang merupakan sopir Vanessa Angel tengah menjadi sorotan, lantaran unggahan pada story instagramnya yang diduga memacu mobil hingga kecepatan 190Km/Jam, sebelum terjadi kecelakaan di Tol Nganjuk, Kamis (4/11).

Unggahan itu pun dipastikan akan menjadi materi yang ditanyakan kepada Joddy oleh Penyidik Satlantas Polres Jombang untuk kepentingan pemeriksaan insiden kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya, Febri Andriansyah.

"Informasi seperti itu pasti akan ditanyakan ke penyidik lalu lintas juga, untuk masalah teknisnya, kita belum bisa sampaikan dulu. Masih berproses," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Jumat (5/11/2021).

(fox)