Listrik Masuk Desa

Warga Semembang di Karimun Tak Perlu Lagi Bayar Rp 30 Ribu per Malam

Warga Semembang di Karimun Tak Perlu Lagi Bayar Rp 30 Ribu per Malam

Desa Semembang masuk dalam 9 Desa dan 2 Dusun Berlistrik di Provinsi Kepri yang diresmikan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan juga Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Rabu (27/10/2021).

Karimun, Batamnews - Rasa haru dan bahagia tak bisa diungkapkan warga Desa Semembang, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Pasalnya, kini mereka sudah dapat menikmati aliran listrik.

Desa Semembang masuk dalam 9 Desa dan 2 Dusun Berlistrik di Provinsi Kepri yang diresmikan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan juga Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Rabu (27/10/2021).

Sebelum masuknya listrik, warga Desa Semembang menggunakan genset untuk menghidupkan lampu, dengan biaya satu malam Rp 30 ribu. Sedangkan di siang hari, listrik dari mesin tersebut tidak diaktifkan.

Seorang warga Desa Semembang, Bakri, saat diwawancara mengaku senang. Ia mengucapkan rasa sukur dan terimakasih pada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Karimun.

Baca juga: Ansar Senang Rasio Desa Berlistrik di Kepulauan Riau Capai 98,5 Persen

"Alhamdulillah, kami mengucapkan ribuan terimakasih pada Bapak Gubernur dan Bapak Bupati Karimun. Sekarang kami dapat listrik dan tidak perlu lagi pakai genset yang satu malam bisa menghabiskan biaya Rp 30 ribu," ujar Bakri.

Bahkan, pria tersebut tidak kuasa menahan rasa bahagianya, dan menangis terharu dengan air mata membanjiri pipinya.

"Sangat bersukur sekali, tak tau lagi bagaimana untuk mengucapkan rasa bahagian ini," katanya sambil mengelap air mata.

Diketahui juga bahwa Bakri rela menghibahkan sepetak tanahnya untuk pembangunan mesin listrik tersebut. Ini agar listrik dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.

Dia juga barharap, pengadaan atau pengaliran listrik tersebut dapat dilakukan merata ke semua rumah-rumah warga Desa Semembang.

"Sekarang baru sekitar 70-an, dan saya harap semua rumah-rumah dapat dialiri dengan listrik, saya sangat berharap itu," pungkas Bakri.

(aha)