Acer Waspadai Krisis Chip Global Berkepanjangan, Siap Produksi Sendiri

Acer Waspadai Krisis Chip Global Berkepanjangan, Siap Produksi Sendiri

Ilustrasi.

Kuala Lumpur, Batamnews - Krisis chip global kemungkinan akan terjadi hingga akhir tahun depan. Raksasa perangkat keras dan elektronik Acer mulai ancang-ancang merancang "jenis produk yang berbeda".

Presiden Acer Pan Asia Pasifik Andrew Hou mengatakan inisiatif untuk memastikan memiliki berbagai pilihan sumber daya komponen perangkat akan mengurangi tekanan pada beberapa kekurangan chip tertentu.

Ia memaparkan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) telah mengumumkan kenaikan harga hingga 2022 pada September tahun ini.

“Kenaikan harga ini sebenarnya bukan pada 2022 tetapi segera karena kami sudah melihat beberapa vendor chip menaikkan harga chip semikonduktor,” katanya dikutip dari Bernama, Jumat (15/10/2021).

Hou percaya, kenaikan harga juga menyebabkan inflasi dan meningkatkan biaya di seluruh rantai pasokan.

“Jika vendor chipset dan seluruh rantai pasokan menaikkan harga, saya pikir kami tidak punya pilihan (menaikkan harga produk Acer). Kita harus mencerminkan cost up yang sebenarnya, yang sudah terjadi untuk beberapa lini produk di beberapa negara,” katanya.

Dilaporkan bahwa harga semikonduktor telah meningkat sejak kuartal terakhir 2020 di tengah krisis pasokan global.

Acer telah mengejar kekurangan ini selama lebih dari setahun dan seluruh rantai pasokan, terutama di Taiwan, desain sirkuit terpadu dan pengecoran sedang mengerjakannya.

“Ini telah sedikit membaik tetapi permintaan terlalu kuat dan ini telah menyebabkan kekurangan, dan pasokan chip tidak dapat dirilis lebih cepat dari yang kami harapkan,” katanya.

(gea)