Wako Batam Ingin Travel Bubble Ditunda, Gubernur Kepri: Silahkan Ajukan Surat Resmi

Wako Batam Ingin Travel Bubble Ditunda, Gubernur Kepri: Silahkan Ajukan Surat Resmi

ilustrasi.

Tanjungpinang, Batamnews - Rencana pemberlakuan travel bubble bagi wisatawan mancanegara di Kepri sedang disusun Pemprov Kepri. Hanya saja, Pemko Batam melalui wali kota, Rudi meminta travel bubble ditunda. Hal ini mengingat potensi penularan kasus Covid masih patut diwaspadai.

Rudi ingin seluruh warga Batam disuntik vaksin sebelum memberlakukan travel bubble tersebut.

Sementara itu, Ansar Ahmad sebelumnya menyatakan segera membuka kembali akses wisman dengan skema travel bubble di Kepri.

Terkait permintaan penundaan oleh Wali Kota Batam, Ansar mengaku belum mendapat surat resmi.

Namun menurutnya, usulan penundaan tersebut sah-sah saja, pasalnya kebijakan ini dirancang pemerintah pusat.

"Saya rasa itu kan kebijakan pemerintah pusat. Soal meminta penundaan sah sah saja dan silahkan ajukan surat secara resmi," kata Ansar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (14/10/2021) 

Sebenarnya tambah Ansar, hitung-hitungan dari kabupaten dan kota yang ditunggu. Sehingga akan diketahui berapa besar masyarakat yang dapat divaksin dan tidak dapat di vaksin. 

"Kita dapat laporan dari Kabupaten Karimun ada sebanyak 30 ribu masyarakat yang sudah tidak berdomisili lagi di Karimun. Untuk itu kita menunggu surat dari Kabupaten dan Kota terkait hal ini, sehingga bisa diketahui, sehingga bisa kita kurangi dengan itu sehingga bisa mencapai 100 persen," tegasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Walikota Batam, Muhammad Rudi meminta penerapan travel bubble untuk bisa ditunda sampai realisasi vaksinasi Covid-19 Kota Batam tercapai 100 persen.  

(sut)