Sebaran Kasus Aktif Covid di Batam per 18 September 2021

Sebaran Kasus Aktif Covid di Batam per 18 September 2021

ilustrasi.

Batam, Batamnews - Wilayah Kecamatan Batam Kota tercatat sebagai zona oranye dalam data Satgas Covid-19 Kota Batam per 18 September 2021. Batam Kota sebelumnya menjadi wilayah zona merah dalam beberapa waktu belakangan.

Zona oranye kecamatan merupakan, lokasi dimana jumlah kasus aktif diantara 10-20 kasus di kecamatan tersebut. Sementara zona merah merupakan daerah kecamatan dengan jumlah kasus aktif 21 kasus lebih. Kasus aktif di Batam Kota tercatat saat ini sebanyak 18 kasus. 

Sementara satu-satunya zona merah dari data hari ini, yakni Kecamatan Sekupang. Tercatat 26 kasus aktif di wilayah tersebut.

Selain Batam Kota, Kecamatan Sagulung (16 kasus aktif) dan Batuaji (11 kasus aktif) juga berada di zona oranye. Daerah dengan zona kuning yakni, Bulang (1 kasus aktif), Sei Beduk (8 kasus aktif), Galang (1 kasus aktif), Nongsa (4 kasus aktif) dan Lubuk Baja (3 kasus aktif)

Sedangkan dua kecamatan, Batu Ampar dan Kecamatan Belakang Padang masuk zona hijau. Data ini bisa saja berubah setiap harinya tergantung kepada catatan kasus aktif. 

Satgas mencatat 25.727 kasus Covid secara kumulatif di Batam selama ini. 24.795 kasus sembuh dan 832 kasus meninggal. Kasus aktif saat ini berjumlah 100 kasus. Tingkat kasus aktif di Batam yakni, 0,389 persen.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan Covid-19 memberikan dampak terhadap ekonomi Batam. Sejumlah sektor yang selama ini menjadi sumber pendapatan Kota Batam mengalami penurunan.

“Karena itu kita harus yakin dan optimistis bahwa pandemi Covid-19 ini harus berakhir, sehingga tahun depan ekonomi kita bisa pulih kembali,” kata Rudi sebelumnya.

Rudi mengatakan pihaknya saat ini terus menggesa vaksinasi di Batam, capaiannya saat ini sudah berada pada angka 78 persen. Kemudian ditargetkan dalam jangka dua bulan ke depan sudah di atas 90 persen.

Jika vaksinasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan sektor pariwisata dapat kembali bangkit. Sehingga dapat menggairahkan kembali sektor-sektor perhotelan dan restoran yang selama ini memang terdampak Covid-19.

“Vaksinasi terus kita gesa, agar nantinya pintu pariwisata dari Singapura misalnya juga dapat dibuka,” jelasnya.

(fox)