Polda Kepri Pulangkan 5 PMI Ilegal yang Terjaring di Perairan Batam

Polda Kepri Pulangkan 5 PMI Ilegal yang Terjaring di Perairan Batam

Polisi menggagalkan penyelundupan orang secara ilegal ke Malaysia. (Foto: ist/Batamnews)

Batam, Batamnews - Sebanyak lima calon pekerja migran ilegal akan dikembalikan Polda Kepri ke kampung halaman masing-masing.

Polairud sebelumnya menggagalkan keberangkatan mereke Malaysia di Perairan Sagulung, Kota Batam beberapa waktu lalu. 

Tekong dan ABK speedboat yang akan membawa mereka ditangkap polisi. Dua tersangka MS dan AM akan menyeberangkan kelima calon PMI ilegal itu dengan speedboat bermesin tempel 1X40 PK.

Para calon PMI ilegal ini diserahkan ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Kepulauan Riau sebelumnya.

Dirpolairud Polda Kepri, AKBP Marudut Liberti Panjaitan mengatakan penangkapan itu dilakukan 9 September 2021 lalu.

"Peristiwa tersebut terjadi pada 9 September 2021 lalu, selain lima orang, petugas juga mengamankan dua pelaku yang menyeberangkan mereka," ujar Liberti, Sabtu (18/9/2021).

Dari hasil pemeriksaan, keduanya secara sengaja memperoleh keuntungan dengan melakukan aktivitas pengiriman PMI secara Ilegal ke negara Malaysia.

Kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Ditpolairud Polda Kepri, mereka disangkakan Pasal 69 Jo Pasal 81 UU RI 18 / 2017 Perlindungan Pekerja Migran Indonesia JO Pas 55 (1) Ke-1 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 15 miliar.

(rez)