Kadinkes Kepri Imbau Waspadai Flu Singapura Intai Anak-anak

Kadinkes Kepri Imbau Waspadai Flu Singapura Intai Anak-anak

Ilustrasi

Tanjungpinang, Batamnews - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai flu Singapura agar tidak menulari putra-putrinya yang masih bayi hingga balita.

Kepala Dinkes Kepri Muhamad Bisri mengatakan, sampai sekarang belum ada laporan resmi dari institusi kesehatan terkait jumlah bayi dan anak-anak yang tertular flu tersebut.

"Ada dokter saat praktik yang menangani penyakit itu, dan sejumlah orang tua dari penderita flu Singapura menyampaikan soal itu. Tentu ini menjadi perhatian kami untuk dilakukan upaya pencegahan," kata Bisri, Senin (13/9/2021) dilansir dari laman resmi Pemprov Kepri.

Baca juga: Baru 196 Tenaga Kesehatan di Meranti Divaksin Moderna

Flu singapura merupakan salah satu jenis flu, yang bersumber dari virus. Ciri-ciri orang yang terinfeksi virus ini yakni sariawan di mulut, serta ruam dan serta luka lepuh di kulit. 

Penyakit menular ini kerap disebut sebagai penyakit tangan, kaki, dan mulut (hand, foot, and mouth disease). Bintik berair mirip cacar.

"Bayi dan anak-anak jangan main dengan teman-temannya di luar rumah saat muncul gejala flu itu atau menghindari anak-anak lainnya yang memiliki gejala flu Singapura," ucapnya.

Flu Singapura menyebabkan demam, sakit tenggorokan, sariawan dalam mulut, nafsu makan berkurang, ruam merah pada kulit, rewel, nyeri perut, dan batuk.

Baca juga: 5 Manfaat Berjemur di Pagi Hari Bagi Kesehatan, Bisa Memperkuat Tulang

"Harus segera diobati sesuai arahan dokter agar cepat sembuh," katanya.

Di masa pandemi Covid-19, virus penyebab flu Singapura semakin berbahaya, terutama bila anak-anak penderita flu itu tertular Covid-19. Penderita flu Singapura berpotensi lebih mudah tertular Covid-19 karena kondisi imun tubuh sedang lemah.

Karena itu, Bisri mengimbau agar anak-anak diberikan makanan dengan gizi yang lengkap, dan istirahat yang cukup, serta diajarkan untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.

"Di masa pandemi ini, upaya pencegahan harus dilakukan terutama menghindari potensi penularan. Peran orang tua sangat besar dalam upaya pencegahan flu Singapura maupun Covid-19," pungkasnya.

(ruz)