UMKM Kepri Sudah Bisa Manfaatkan Pinjaman Lunak Tanpa Bunga

UMKM Kepri Sudah Bisa Manfaatkan Pinjaman Lunak Tanpa Bunga

Pj Sekda Provinsi Kepri Lamidi dalam acara  Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan PT BPD Riau Kepri tentang Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan Subsidi Bunga/Margin atau pinjaman lunak tanpa bunga (Foto: Ist)

Tanjungpinang, Batamnews - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), saat ini sudah bisa memanfaatkan pinjaman lunak tanpa bungan di Bank Riau Kepri. Pemerintah menanggung semua beban bunganya, dan pelaku UMKM cukup membayar pinjaman pokok.

Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Lamidi mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan aktivitas perekonomian serta daya beli masyarakat Kepri. Ditambah lagi dengan terganggunya arus distribusi barang dan pemutusan hubungan kerja di banyak perusahaan.

"Covid-19 ini berdampak tidak hanya pada terjadinya gangguan kesehatan, namun juga berdampak sangat luas bagi seluruh sendi kehidupan kita dalam segi perekonomian dan para pelaku usaha mikro," kata dia, Rabu (15/9/2021).

Ia menambahkan, kondisi ini timbul dampak dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sehingga secara nyata berdampak sangat signifikan atas penurunan pendapatan harian masyarakat dan UMKM.

Untuk itu Pemprov Kepri membantu masyarakat yang ingin berusaha sungguh-sungguh dalam kesulitan modal dengan situasi sekarang ini, caranya pemerintah menanggung semua beban bunganya. Pelaku UMKM cukup membayar pinjaman pokoknya.

Baca juga: Pemprov Kepri Targetkan Pinjaman Lunak UMKM Terealisasi September

"Inilah salah satu strategi Bapak Gubernur Kepri dalam percepatan pemulihan ekonomi Kepri dengan mengambil kebijakan berupa pemberian jaring pengaman sosial dengan sasaran masyarakat dan pelaku UMKM yang berpotensi mengalami kerentanan sosial," ujarnya.

Sekda juga berharap melalui pemberian bantuan subsidi bunga ini, mampu meringankan beban pelaku UMKM yang menjadi debitur. Sehingga dapat bertahan dalam kondisi sulit serta ke depan mampu tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.

"Bantuan yang diberikan kepada UMKM, yang diwujudkan melalui subsidi bunga ini nantinya agar tidak disalah artikan oleh masyarakat," pesannya.

Sementara itu, Direktur Kredit PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Riau Kepri, Tengku Irawan mengatakan, dalam melakukan sinergi yang di inisiatif oleh Gubernur Kepri, dengan cara memberikan relaksasi sebagai salah satu upaya dari program pemulihan ekonomi nasional di wilayah Provinsi Kepri.

"Ini memang menjadi salah satu kebijakan yang bisa meningkatkan peluang-peluang pertumbuhan usaha mikro yang memang berdampak nyata terhadap pelaku usaha dari pendemi Covid-19," kata Irawan.

(sut)