Warga di Batam Mengaku Masih Kesulitan Dapat Vaksin Dosis 2

Warga di Batam Mengaku Masih Kesulitan Dapat Vaksin Dosis 2

Warga antre untuk vaksin dosis 2 yang diadakan Apindo Kepri di Batam Centre. (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Hingga 12 September 2021, capaian vaksinasi dosis II tercatat masih 38,18 persen, atau baru 346.414 orang di Batam Sementara untuk vaksin dosis I sudah mencapai 77,55 persen (703.629 orang).

Banyak warga yang mengaku masih kesulitan untuk mengakses. Sebagian lainnya melewati batas jadwal vaksinasi yang telah ditentukan.

Baca juga: Booster Vaksin Covid Tak Sembarangan Diberikan, Ada 3 Pengecualian

 Seorang warga di Sagulung, Naomi mengaku kesulitan kendapatkan vaksin dosis kedua jenis AstraZenecca. Pada dosis pertama, Ia menjalani vaksinasi di Puskesmas Sungai Langkai. 

“Sudah coba ke Puskesmas, ternyata sudah tidak ada lagi (vaksinasi),” ujar Naomi, Senin (13/9/2021). 

Seharusnya Ia mendapatkan vaksinasi dosis kedua pada 6 September lalu. Karena tidak ada vaksinasi di Puskesmas, maka Naomi mencoba untuk mengakses ke penyelenggara lainnya, seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). 

Namun ternyata Apindo belum bisa memberikan akses, karena link pendaftaran untuk vaksin telah penuh. 

Selanjutnya Ia mencoba link pendaftaran lainnya dan akhirnya bisa mengakses di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK). 

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mohammad Bisri mengatakan pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas dibatasi, pasalnya sering terjadi kerumunan massa. 

Sering sekali warga mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Mengular! Penampakan Antrean Warga Vaksinasi Dosis II di Batam Center 

"Memang program nasional mendorong peran serta semua pihak. Kalau di faskes kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit nanti jadi penuh. Makanya tidak lagi digelar di Puskesmas," ujar Bisri beberapa waktu lalu.

Saat ini, kebijakan pelayanan vaksinasi yaitu pertama di faskes, kemudian vaksinasi massal yang diadakan pengusaha, TNI, Polri, sekolah, ormas dan lainnya.

(ret)