Kadin Batam Dukung Lanjutan Pembangunan Tower One Avenue

Kadin Batam Dukung Lanjutan Pembangunan Tower One Avenue

Kadin Batam, Jadi Rajagukguk melakukan pertemuan dengan pihak manajemen One Avenue di kantor Kadin Batam, Senin (7/9/2021).

Batam, Batamnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam mendukung kelanjutan pembangunan tower One Avenue. Sebelumnya, proyek tersebut dikelola oleh Oxley Convention City.

Hal itu disampaikan oleh kepala Kadin Batam, Jadi Rajagukguk usai melakukan pertemuan dengan pihak manajemen One Avenue di kantor Kadin Batam, Senin (7/9/2021).

Menurutnya, untuk kasus Oxley ini Kadin Batam akan mendukung siapapun yang akan melanjutkan pembangunan tower tersebut.

“Karena kalau rencana pembangunan ini tidak dilanjutkan, pasti akan berdampak ke rencana pembangunan Batam kedepannya,” ujar Jadi, usai pertemuan.

Dalam pertemuan itu, Jadi mengungkapkan bahwa pihak manajemen One Avenue yang diwakili oleh Felix juga sudah meyakinkan Kadin bahwa pembangunan itu akan berlanjut.

“Dia menyampaikan dalam waktu dekat akan mengundang customernya, sekitar 500 orang untuk menyampaikan rencana-rencana ke depan. Tadi juga disampaikan, rencana dalam waktu dekat akan melakukan re-launching ulang. Artinya sudah adalah niatnya,” ujar Jadi.

 

Menurutnya, apabila pembangunan Apartement One Avenue ini tidak dilanjutkan, maka dampak investasi kedepan di bidang pembangunan ini sangat merugikan Batam.

“Jadi sekarang, kami meminta elemen masyarakat, pemerintah dan semuanya itu agar persoalan-persoalan itu jangan dicari masalahnya, sekarang bagaimana ini diselesaikan," ujar Jadi.

"Tadi saya menanyakan ke pihak One Avenue, yakin bisa dilanjutkan? Yakin. Asal saya punya keputusan tidak diganggu dengan banyak owner. Yang dilakukan nanti seperti bulan Desember nanti mereka akan lakukan re-launching atau launching,” sambungnya.

Salah satu customer, Pinnhan yang turut hadir di pertemuan tersebut mengatakan bahwa pihak manajemen One Avenue mempunyai niat baik untuk melanjutkan pembangunan yang sebelumnya terbengkalai.

“Mereka memberikan opsi kepada buyer pertama untuk melanjutkan di One Avenue, daripada secara refund mereka hanya bisa memberikan 36 kali cicilan dan itu pun belum bisa pasti dibayar secara full. Jadi konsumen diberikan dua opsi, buyback atau refund dengan 36 kali cicilan,” katanya.

Pinnhan menyebutkan, meski bukti pembangunan pertama bermasalah, untuk kepercayaan pembangunan selanjutnya, dia mengatakan bahwa itu tergantung setiap konsumen untuk mempercayainya.

“Ya itu tadi, konsumen ada pilihan. Yang tidak percaya bisa refund 36 kali cicilan dan belum pasti, yang percaya akan ada harapan propertinya. Kalau saya masih mempertimbangkannya,” pungkasnya.

(ude)