Anggota Komisi VII DPR RI Dijadwal Tinjau Galian Bekas Tambang di Lingga

Anggota Komisi VII DPR RI Dijadwal Tinjau Galian Bekas Tambang di Lingga

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy (Foto:ist)

Lingga, Batamnews - Anggota Komisi VII DPR RI, Bidang Energi, Riset, Teknologi, dan Lingkungan Hidup, Abdul Wahid dijadwalkan akan berkunjung ke beberapa perusahaan tambang yang ada di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (16/8/2021).

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy mengatakan, kunjungan kerja (Kunker) Komisi VII DPR RI tersebut dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 16-18 Agustus 2021. Ia akan meninjau langsung reklamasi pasca tambang yang dilakukan oleh beberapa perusahaan tambang di Kabupaten Lingga.

"Agendanya nanti akan melakukan beberapa kunjungan. Hal ini tentunya untuk memberikan kepastian hukum kepada investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Lingga," ujar Neko, Minggu (15/8/2021).

Baca juga: Bupati Nizar: Segera Periksa ke RS Jika Demam hingga Gangguan Pernapasan

Dengan kedatangan Komisi VII DPR RI tersebut, Wakil Bupati Lingga berharap kedepannya investasi di Kabupaten Lingga, akan semakin sehat dan baik. Hal itu mengingat, masih banyak terdapat persoalan pasca tambang yang terjadi di Kabupaten Lingga.

"Tentu kita tidak ingin menyalahkan pemerintahan sebelumnya, yang lebih dulu mengelola investasi pertambangan di Lingga ini. Tapi kita ingin memastikan investor yang datang, benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Lingga," ujarnya.

Menurut Neko, pasca pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, tentunya pemerintah akan bekerja keras memanfaatkan potensi yang ada di Kabupaten Lingga, agar dapat memberikan lapangan pekerjaan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat. Untuk itu dibutuhkan kehati-hatian dalam mengelola sumber daya alam yang ada.

"Kita ini kaya akan SDA, tapi kita juga harus mampu merawat SDA yang ada ini agar memberi manfaat bagi masyarakat dan pembangunan di daerah kita," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews