Apes, Puluhan Honorer di Meranti Diberhentikan Gegara Hal Ini

Apes, Puluhan Honorer di Meranti Diberhentikan Gegara Hal Ini

ilustrasi

Meranti, Batamnews - Surat pemecatan puluhan tenaga honorer di lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sudah dikeluarkan. Mereka akan dirumahkan terhitung sejak Juni 2021.

Tenaga honorer yang diberhentikan secara tidak hormat itu ialah mereka yang terjaring inspeksi mendadak (sidak) hari pertama masuk kerja usai lebaran 2021 lalu.

Baca juga: Tenaga Honorer di Meranti Meningkat Jadi 4.074 Orang, BKD: Tak Ada yang Fiktif

"Suratnya sudah diteken sama Pak Bupati dan kami sudah mengirimkannya ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan," beber Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Meranti, Bakharuddin Mpd, Senin (14/6/2021).

OPD yang sudah disurati, nantinya akan mengirimkan tembusan ke BKD. Jadi tembusan surat tersebut gunanya untuk mengetahui dan memastikan diberlakukannya pemecatan tenaga non-PNS itu.

Sama juga untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mangkir. Sesuai dengan perintah Bupati HM Adil, bahwa mereka pun akan dikenakan sanksi; pemotongan insentif.

Baca juga: Ansar Siapkan Sanksi Bagi PNS dan Honorer Penolak Vaksinasi Corona

"Sama, sudah kita surati juga. Tembusannya pun kita kirim ke BPKAD. Pemotongan insentif dilakukan untuk bulan ini," ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan data dari BKD Meranti, ada sebanyak 34 tenaga honorer yang kedapatan tak masuk kantor pada sidak hari pertama masuk kerja pasca cuti lebaran kemarin.

Tak hanya honorer saja, para PNS juga diketahui ada yang mangkir. Sebanyak 27 PNS bolos tanpa alasan. 

(jun)