Banyak Nyamuk, Kadinkes Sarankan Pasien Isolasi di Hotel Lohas Bintan Pakai Autan

Banyak Nyamuk, Kadinkes Sarankan Pasien Isolasi di Hotel Lohas Bintan Pakai Autan

Ilustrasi warga sedang menjalani isolasi mandiri.

Tanjungpinang, Batamnews - Pasien Covid-19 di Tanjungpinang mengeluhkan fasilitas tempat karantina di Hotel Lohas, Kabupaten Bintan. Keluhan itu mulai nyamuk, kepanasan dan tempat jemuran pakaian.

Hotel Lohas dijadikan tempat karantina bagi pasien Covid-19 Kota Tanjungpinang yang rumahnya tidak memenuhi persyaratan untuk karantina secara mandiri.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Nugraheni mengakui bahwa banyak keluhan pasien Covid-19 mengenai sarana dan prasarana tempat karantina di Hotel Lohas.

Baca juga: Dalam Sehari, 15 Warga Kepri Meninggal Dunia Karena Covid-19

“Itu yang menyediakan Pemerintah Provinsi Kepri, tapi karena kita harus segera, itu kita boleh menerima keluhan dan kritikan dari masyarakat,” ucapnya, Senin (31/5/2021).

Mengenai keluhan pasien tidak ada pendingan ruangan, kata Nugraheni secara medis pendingin ruangan seperti AC tidak bagus untuk sirkulasi udara. Namun katanya, pihaknya akan mengusahakan kipas angin sebagai penggantinya.

“Kalau kepanasan iya, nanti diusahakan pengadaan kipas angin, tetapi kalau masyarakat untuk membawa sendiri dipersilahkan,” ujarnya.

Baca juga: MAKI: Keberadaan Staf Khusus Gubernur Kepri Bagian dari Politik Balas Budi

Ia meminta masyarakat memahami dengan kondisi bencana virus ini. Sebab katanya, jika semua anggaran digunakan fasilitas karantina akan menghambat yang lainnnya.

“Sebenarnya Hotel Lohas itu bagus, udaranya segar, tapi kalau banyak nyamuk iya. Tapi ya atasi dengan autan dan minyak kayu putih,” pungkasnya.

(adi)