Kasus Curanmor di Tanjungpinang

Dalami Keterlibatan Oknum Polisi, AKBP Fernando: Kami Takkan Tutupi

Dalami Keterlibatan Oknum Polisi, AKBP Fernando: Kami Takkan Tutupi

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando.

Tanjungpinang, Batamnews - Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau masih mendalami dugaan keterlibatan oknum polisi yang diduga turut membantu meloloskan motor hasil curian ke pulau-pulau.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mengatakan, keterlibatan oknum polisi dalam sindikat pencurian sepeda motor itu terungkap berdasarkan hasil penyidikan dan pengembangan.

"Sedang melakukan pendalaman, soal oknum polisi yang ikut serta (terlibat). Tentu tidak akan kita tutupi, sejauh ini mendapatkan informasi polisi di daerah Kepri," kata Fernando, Sabtu (29/5/2021).

Ia menjelaskan, dari pengakuan tersangka Tolo (39) bahwa sepeda motor hasil curian dibawa ke daerah Anambas, Natuna dan Batam. 

Baca: Sindikat Curanmor Tanjungpinang-Batam Libatkan Oknum Polisi dan Oknum Militer

Sementara, untuk kasus keterlibatan oknum anggota TNI yang membantu mengantarkan tersangka melakukan aksi pencurian itu sudah diserahkan ke Polisi Militer (PM).

“Modusnya hanya mengantarkan tersangka untuk melancarkan aksinya. Pelaku ini berkasi menggunakan kunci T," jelasnya.

Ia menyebutkan, saat ini dari tangan tersangka Tolo penyidik telah mengamankan 13 unit motor matic, diantaranya 9 Honda Scoopy dan 4 Honda Vario.

"Ada 13 yang diamankan, 2 motor sedang dalam perjalanan dari Natuna dan Anamabas,” ujarnya.

Sebelumya Satreskrim Polres Tanjungpinang melakukan penangkapan terhadap pelaku Tolo saat ingin melakukan pencurian sepeda motor di Jalan Kilometer 7 Tanjungpinang pada 16 Mei 2021 lalu.

(adi)