FSPMI Gelar Boikot Produk Indomaret, Begini Situasi di Batam

FSPMI Gelar Boikot Produk Indomaret, Begini Situasi di Batam

Pembeli di Batam mengantre di kasir, di tengah seruan aksi boikot produk Indomaret.

Batam, Batamnews - Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI) menggelar aksi boikot produk Indomaret. Aksi ini juga diikuti anggota serikat buruh itu di Batam, Kepulauan Riau.

Dalam aksi boikot ini, buruh anggota FSPMI di Batam tidak turun ke jalan. Mereka mengikuti aksi virtual secara nasional.

Suprapto, Panglima Garda Metal FSPMI Batam mengatakan ada 22 ribu anggota FSPMI di Batam yang ikut dalam aksi boikot ini.

“Implementasinya dengan sosialisasi ke anggota dan masyarakat dengan mengajak boikot Indomaret,” kata Suprapto singkat, Kamis (27/5/2021).

Ia menegaskan sekali lagi, tidak ada aksi turun ke jalan maupun mendatangi gerai Indomaret di Batam.

Baca: Bos Indomaret dan Buruh Ketemuan, Rencana Boikot Batal?

Sementara itu, dari pantauan Batamnews di sebuah gerai Indomaret kawasan Batam Kota, waralaba itu tetap beroperasi seperti biasa.

"Seperti biasa, penjualan normal," kata kasir yang enggan dituliskan namanya.

Ia mengaku mengetahui rencana aksi boikot tersebut. 

"Ya silakan saja mau boikot, terpenting jangan sampai mengakibatkan orang lain terganggu kerjanya," ujarnya.

Sebelumnya, aksi boikot yang didengungkan kalangan buruh ini dipicu oleh kriminalisasi terhadap Anwar Bessy yang ditetapkan sebagai tersangka karena menuntut tunjangan hari raya (THR) 2020. Anwar Bessy alias Ambon ini merupakan anggota dari serikat buruh.

Baca: 22 Ribu Anggota FSPMI di Batam Siap Dukung Boikot Produk Indomaret

(ude)