Wali Kota Rudi Tunggu Instruksi Kemenkes soal Penghentian Vaksin AstraZeneca
Wali Kota Batam Rudi. (Foto: Yude/batamnews)
Batam, Batamnews - Kementerian Kesehatan RI memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 sebanyak 448.480 dosis.
Namun demikian, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku tidak mengetahui kebijakan tersebut dan menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan.
"Saya belum tahu, nanti coba saya tunggu arahan dari Kementerian Kesehatan," ungkapnya, Senin (17/5/2021).
Akan tetapi, Rudi memberikan tanggapan akan tetap melanjutkan proses vaksinasi bagi masyarakat, yang sebelumnya telah menjadi penerima vaksin AstraZeneca.
Baca: Alasan Kemenkes Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin AstraZeneca CTMAV547
Hal ini dianggap perlu segera ditindaklanjuti, mengingat bahwa vaksin AstraZeneca yang telah diterima memiliki batas kedaluwarsa.
"Vaksin kedua untuk AstraZeneca harus tetap dilakukan, mengingat vaksin itu juga memiliki limit waktu," ungkapnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 sebanyak 448.480 dosis.
Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan keputusan ini diambil sesuai dengan rekomendasi dari Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) terkait dengan berbagai laporan efek samping serius yang diduga terkait dengan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547.
"Ini adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan oleh hoax yang beredar. Masyarakat diharapkan selalu mengakses informasi dari sumber terpercaya," ucap Nadia, Minggu (16/5/2021).
Baca: Pemerintah Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547

Komentar Via Facebook :