https://www.batamnews.co.id

Risaukan Lonjakan Kasus Corona, Amsakar: Warga Mulai Jenuh

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menerima vaksinasi Covid-19 di Dataran Engku Putri, Batam. (Foto: Margaretha/batamnews)

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam akan melakukan monitoring ekstra mengenai penerapan protokol kesehatan (prokes) menyusul lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan kondisi Covid-19 di Batam sudah mulai merisaukan. 

Dalam 5-7 hari belakangan, jumlah terpapar dua kali lipat dibandingkan dengan yang sembuh. 

Jika kondisi ini terus terjadi, pihaknya khawatir kapasitas rumah sakit semakin terbatas dan tenaga kesehatan tidak dapat merawat pasien Covid-19 karena jumlahnya semakin banyak. 

Baca: Kondisi Terkini Covid-19 di Batam: 76 Kasus Baru, 706 Pasien Dirawat

Pada sisi lain, Amsakar juga khawatir terjadi eksponensial kasus Covid-19 di Batam. 

“Maksudnya eksponensial itu, kalau kasus Covid-19 di angka 10 akan lambat ke anga 20-30 kasus, tetapi jika sudah pada angka 700 maka akan mudah menyentuh angka 1.000 kasus,” ujar Amsakar di Kantor Wali Kota Batam usai rapat bersama dengan jajaran kementerian secara virtual, Senin (3/5/2021). 

Ia juga menyampaikan bahwa sampai saat ini ada 5 provinsi yang mengalami lonjakan kasus Covid-19, seperti Riau, Aceh, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung serta daerah lainnya. 

Sedangkan di Batam, Menurut Amsakar saat ini masyarakat sudah mulai mengalami fase kejenuhan menghadapi pandemi Covid-19, karena sudah berlangsung satu tahun lebih. 

Baca: Amsakar Achmad: Saya Panik Lihat Istri Kejang-kejang Terpapar Covid

Sehingga dalam rapat virtual tersebut, kelima provinsi tersebut diminta betul untuk melaksanakan paparan yang disebutkan narasumber. 

Selain itu para kepala daerah diminta untuk mencermati grafik perkembangan Covid-19, agar angka kesembuhan ditingkatkan. 

“Makanya dalam berbagai kesempatan, saya selalu mengomunikasikan agar protokol kesehatan bisa dilaksanakan betul,” kata dia. 

(ret)