Keluarga Tak Harmonis Ganggu Psikologi Anak
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Belum lama ini, Batam dihebohkan oleh berita tentang menghilangnya sejumlah remaja usia sekolah dari rumah. Belakangan terungkap bahwa mereka sengaja kabur dari tengah-tengah keluarga.
Seperti Herma Suryani dan Putri yang nekat kabur setelah bermasalah di sekolah. Kemudian SAR, siswi SD di Sagulung, juga kabur dari rumah dan menginap bersama seorang pria remaja.
Selain itu ada sejumlah remaja di Batam yang juga melakukan hal yang serupa.
Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Illinois menyatakan,
salah satu penyebab buruknya hubungan antara orangtua dan anak, diantaranya adalah
perceraian dan masalah keluarga yang tak harmonis.
Sebagaimana dilansir dari vemale.com (15/10/2015) yang mengutip businessinsider.sg, jika anak menghadapi perceraian orangtua di usia sekitar 3-5 tahun, anak cenderung punya hubungan yang buruk dengan orangtuanya nanti saat dewasa.
Anak akan merasakan insecure relationship, tidak memiliki kepercayaan
terhadap orangtua, marah hingga membenci orangtuanya sendiri.
Terkadang yang lebih ekstrem, anak jadi tidak punya keyakinan terhadap pernikahan karena ia melihat apa yang terjadi pada kedua orangtuanya.
Hal ini bia mengganggu kehidupan sosialnya dan membuatnya sulit menjalin hubungan dan komitmen.
Oleh karena itu bagi para remaja di Batam, sebisa mungkin jika ada
masalah sebaiknya dibicarakan dan diselesaikan dengan bijak.
Orangtua jangan sampai mengambil sikap yang dapat mengorbankan anak dan membuat hubungan anak dan orangtua jadi tidak nyaman.
[rul]
Komentar Via Facebook :