Teror Pembunuhan di Batam

Luka di Tubuh Siswi SMAN 1 Batam Korban Pembunuhan Sangat Mengejutkan

Luka di Tubuh Siswi SMAN 1 Batam Korban Pembunuhan Sangat Mengejutkan

Dian Milenia semasa hidup (Foto: Facebook)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Aksi pembunuhan terhadap siswi SMAN 1 Batam, Dian Milenia Trisna Afiefa, benar-benar sadis. Ini terbukti dari sejumlah luka senjata tajam di bagian tubuhnya.

Dari hasil autopsi, di leher remaja 16 tahun itu terdapat luka menganga seperti digorok di bagian leher. Irisan sayatan dari leher belakang hingga ke depan hingga ke bibir.

Selain itu Nia juga mengalami luka tusukan di bagian perut. Ada dua luka tusukan. Kiri dan kanan. Selain itu tusukan di punggung tembus hingga ke jantung dan menyoyak paru-parunya.

Diduga siswi kelas X IPA 4 SMAN 1 Kota Batam itu meregang nyawa sudah lebih dari 6 jam sebelum akhirnya ditemukan Minggu pagi, 27 September 2015 lalu di hutan dam Sei Ladi, Sekupang, Batam. Ia berangkat ke sekolah pada Sabtu pagi.

Selain menjadi korban pembunuhan, Nia juga diduga menjadi korban kekerasan seksual. 

Nia diduga diduga diculik pada Sabtu pagi 26 September, saat hendak berangkat ke sekolahnya. Menurut informasi, di tengah jalan, di depan perumahan Delta Villa Sei Harapan, Sekupang, ia distop seorang yang mengaku sebagai anggota polisi yang akan menilang Nia.

tri chintya 

Tri Chintya Prasetya (Foto: Facebook)

Kondisi mayat Nia juga sudah tak lagi hangat atau segar. Belum diketahui apa motif pelaku menghabisi remaja yang akrab disapa Nia itu. Hingga hari ini polisi belum berhasil menangkap pelaku.

Nia ditemukan sekitar 200 meter dari jembatan dam Sei Ladi. Posisi penemuan mayat di sebelah kiri dari arah Hotel Vista. Jasad Nia pertama kali ditemukan seorang pecinta alam komunitas Rumah Pohon.

Nia dikenal sebagai anak yang rajin dan aktif di kegiatan sekolah. Ia juga seorang guru beladiri karate di lingkungan perumahannya. Selain itu Nia juga jago menulis puisi di blog pribadinya.

Pelaku juga diduga lebih dari satu orang. "Sudah ada 6 saksi yang dimintai keterangan. Keterangan saksi-saksi sangat membantu untuk terus melakukan penyelidikan," kata Kapolresta Barelang Kombes Asep Safrudin.

Menurut Asep, saat ini pihaknya tengah bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan sadis tersebut.

Belakangan warga Batam mendesak jajaran kepolisian segera mengungkap sejumlah kasus pembunuhan yang tak terungkap di Batam. Keresehan tentu saja menyelimuti warga yang kini khawatir akan kembali jatuh korban.

dwiwana juli anggi 

Dwiwana Juli Anggi (Foto: Facebook)

Anggota DPRD Kota Batam Uba Ingan Sigalingging juga menyoroti kinerja aparat kepolisian. Ia mendesak polisi segera menangkap pelaku untuk menciptakan jaminan keamanan terhadap warga Batam secara keseluruhan.

Teror kasus pembunuhan di Batam telah menyita perhatian semua orang. Belakangan yang paling menghebohkan terbunuhnya tiga orang remaja ABG, Dwiwana Juli Anggi (17) di Bukit Dangas, Sekupang, Tri Chintya Prasetya (17) di parit Hotel Vista Baloi Batam, dan terakhir Dian Milenia Trisna Afiefa (16).

Anggi dibunuh pada Rabu tanggal 24 Juni 2015, Chintya pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2015, sedangkan Dian Milenia diduga dibunuh pada hari Sabtu tanggal 26 September 2015 dan ditemukan pada Minggu 27 September 2015. Rentang waktu yang kejadian nyaris berdekatan. 

 

[alf]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :