Rapid Test 18 Santri Reaktif, Sekolah di Moro Karimun Ditutup Sementara
Kecamatan Moro.
Karimun - Pembelajaran di sekolah Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun kembali ditutup, Senin (8/2/2021). Hal ini menyusul catatan rapid test 18 santri di salah satu Ponpes daerah ini reaktif.
Belajar tatap muka sebenarnya sudah mulai dibuka sejak libur panjang pandemi sebelumnya. Namun akibat kabar ini, Pemkab melalui Dinas Pendidikan Karimun mengambil langkah antisipatif. Mereka menutup sekolah sementara waktu.
"Penutupan sekolah akan dilakukan selama sepekan, hingga Sabtu 13 Februari," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun, Riza Kurniati.
Keputusan ini diambil melalui rapat dengan bupati dan instansi terkait lainnya. "Pak Kadis (Pendidikan) telah berkoordinasi bersama bapak Bupati Karimun dan telah disetujui," katanya.
Disdik akan terus memantau perkembangan kesehatan para santri tersebut. Mereka akan menjalani tes swab.
"Jika negatif maka kita bisa buka kembali (sekolah). Tapi kalau ada yang positif kita akan perpanjang masa belajar di rumah," ucapnya.
Komentar Via Facebook :