Pengakuan Rezky Usai Bunuh Seorang Janda di Tanjungpinang

Rezky diamankan polisi. (Foto: Yude/Batamnews)

Batam - Rezky Syahputra (21) alias Endra diringkus polisi sebagai tersangka pembunuhan seorang wanita Reni (30), seorang janda empat anak.

Dirkrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan Endra merupakan seorang residivis Curanmor yang pernah ditangkap 2015. Motif pembunuhan itu diakui Rezky karena ia kepergok saat akan mencuri laptop dan handphone milik korban.

Baca juga: Janda di Tanjungpinang Ditemukan Tewas, Polisi: Diduga Dibunuh

“Waktu korban terbangun, dia kaget. Lalu korban dengan cepat mengambil pisau yang ada di meja,” ujar Arie, Jumat (15/01/2021).

Melihat korban mengambil pisau, dengan cepat pelaku langsung mencekik leher Reni dan juga memitingnya. “Begitu pelaku memastikan korban sudah tidak bernafas, pelaku lalu melarikan diri,” kata Arie.

Sebelum ditangkap tim gabungan dari Polda Kepri, pelaku sudah sempat menjual barang curian tersebut.

Dia mengaku kehabisan uang dan hendak pulang kampung, sehingga nekat mencuri.

Rezky sudah merencanakan pencurian. Korban sudah dipantau sejak Senin siang sehari sebelum kejadian. Tersangka sudah dibawa ke Mapolres Tanjungpinang untuk diselidiki lebih lanjut.

Reni ditemukan tewas di sebuah rumah yang terletak di kawasan Melayu Kota Piring, Kilometer 8, Tanjungpinang, Kepulauan Riau pada Selasa (12/1/2021) lalu.

Jasadnya sudah terbujur kaku di ruang tamu ditutupi selimut saat itu.

Menurut Ela warga sekitar, sebelum Reni ditemukan tewas, anak perempuan Reni merasa curiga lantaran ibunya tak kunjung mengangkat telepon. "Anaknya mencoba menghubungi warga lain, dan langsung datang ke rumah ini," kata Ela.

Saat olah TKP dan identifikasi, petugas kepolisian Polres Tanjungpinang menemukan luka memar di bagian leher dan dada Reni.

Baca juga: Memar di Dada dan Leher Munculkan Dugaan Janda di Tanjungpinang Dibunuh

"Korban dugaan sementara dibunuh, ada ditemukan luka memar di bagian leher dan dada," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra di lokasi saat itu.

Ia menjelaskan, hasil penyelidikan sementara korban meninggal dunia sehari yang lalu atau selama 15 jam.

"Dugaan sementara minggu malam atau Senin, sebab pagi Minggu ada yang melihat korban sarapan pagi," ucapnya.

(ude)
SHARE US :